Wabup Sidoarjo Apresiasi Wisata Petik Klengkeng, Dinilai Dongkrak Ekonomi Warga

Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana sat di wisata petik buah klengkeng di Yulianto Garden Farm (Foto Istimewa)

SIDOARJO — JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengapresiasi keberadaan wisata petik buah klengkeng di Yulianto Garden Farm, Desa Tulangan, Kecamatan Tulangan, yang dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Mimik mengunjungi langsung kebun tersebut pada Selasa (31/3/2026) dan mencoba memetik serta mencicipi buah klengkeng yang sedang memasuki masa panen.
“Rasanya manis, bijinya kecil, ini klengkeng unggulan yang harus kita budidayakan,” ujarnya.

Ia menilai, keberadaan wisata petik buah seperti ini merupakan bentuk kreativitas dalam memanfaatkan lahan tidur, khususnya aset tanah kas desa (TKD), sehingga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Menurut dia, konsep serupa dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Sidoarjo dalam mengoptimalkan potensi lahan yang belum dimanfaatkan.
“Ini bisa menjadi contoh di setiap kecamatan untuk memanfaatkan lahan TKD atau lahan tidur,” katanya.

BACA JUGA  Ganggu Kenyamanan Ramadan, Ratusan Motor Terjaring Razia Balap Liar di Porong

Pemilik Yulianto Garden Farm, Yulianto, mengatakan kebun tersebut telah berdiri sejak empat tahun lalu dan kini memasuki panen kedua. Di lahan seluas sekitar 1,2 hektar, terdapat sekitar 300 pohon klengkeng jenis new cristal.

Ia memperkirakan hasil panen kali ini mencapai 4 hingga 5 ton, dengan harga jual sekitar Rp 50.000 per kilogram. Dalam dua pekan terakhir sejak dibuka, kebun tersebut telah menarik pengunjung dari berbagai daerah, seperti Kediri, Tulungagung, Malang, Surabaya, hingga Pasuruan.

Selain sebagai tempat wisata petik buah, Yulianto menyebut kebunnya juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat terkait budidaya klengkeng.
Ia menjelaskan, masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan varietas klengkeng serta teknik agar tanaman dapat berbuah.

BACA JUGA  Ajudan Pribadi Dilaporkan ke Polisi Terkait Kasus Penipuan Rp1,6 Miliar

“Banyak yang mengira semua klengkeng sama, padahal ada yang untuk hiasan dan ada yang untuk produksi. Tanaman ini juga perlu perlakuan khusus agar bisa berbuah,” ujarnya.(ACZ)