PASURUAN — JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Sebanyak 1.613 calon jemaah haji Kabupaten Pasuruan mengikuti kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M di HM Roeslan Convention Hall, Purwosari, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” sebagai bentuk komitmen pelayanan inklusif bagi seluruh jemaah.
Manasik dihadiri Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori, Pelaksana Tugas Kementerian Haji Kabupaten Pasuruan Achmad Marzuki, S.Ag., M.Pd.I., jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, unsur forkopimda, organisasi keagamaan, serta para calon jemaah haji.
Dalam laporan panitia, disampaikan bahwa total jemaah haji asal Kabupaten Pasuruan tahun ini berjumlah 1.613 orang. Mereka terbagi dalam kloter utuh Pasuruan, yakni kloter 6, 7, 8, dan 9, serta kloter gabungan pada kloter 4, 5, dan 10.
Keberangkatan dijadwalkan pada 22–23 April 2026, sementara kepulangan direncanakan pada 3–4 Juni 2026.
Dari jumlah tersebut, terdapat ratusan jemaah dalam kategori prioritas pelayanan, termasuk lansia serta jemaah perempuan dan penyandang disabilitas, yang menjadi perhatian khusus sesuai tema manasik tahun ini.
Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental para jemaah. Ia menyebut ibadah haji sebagai ibadah yang mayoritas rangkaiannya menuntut kekuatan fisik.
“Calon jemaah haji adalah orang-orang yang mendapat panggilan Allah. Karena itu, persiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan lancar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para jemaah menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci serta menaati seluruh ketentuan yang berlaku dalam penyelenggaraan ibadah haji. Pemerintah daerah, menurut dia, memiliki tanggung jawab memastikan jemaah memahami aturan dan prosedur yang ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut, panitia turut memberikan apresiasi kepada jemaah tertua dan termuda. Jemaah tertua adalah Yamua (93), warga Kecamatan Beji. Adapun jemaah termuda, Muhammad Mustofa Bissrih (16), berasal dari Kecamatan Prigen.
Kegiatan manasik berlangsung tertib dan khidmat. Para calon jemaah mengikuti rangkaian pembekalan yang meliputi tata cara pelaksanaan ibadah, ketentuan perjalanan, serta penguatan kesiapan fisik dan mental menjelang keberangkatan. (ACZ)

