Suhu Panas Maksimum Capai 34 Derajat, BMKG: Masyarakat Mesti Waspada

Panas
Palang Merah Indonesia (PMI) bersama komunitas di Surabaya menggelar kampanye "Hari Aksi Panas" kepada masyarakat yang berkegiatan di "car free day", di kawasan Taman Bungkul, Jalan Darmo, Ahad (2/6/2024). FOTO: Ant/HO-Diskominfo Surabaya

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Masyarakat di sejumlah daerah agar mewaspadai dan mengantisipasi dampak suhu panas maksimum harian yang mencapai lebih dari 34 derajat Celsius, demikian diingatkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Ahad (27/7/2025).

“Kondisi suhu panas maksimum lebih dari 34 derajat Celcius diprediksi terjadi di wilayah Surabaya, Jawa Timur dan sekitarnya yang setidaknya berlangsung dalam beberapa jam ke depan, atau puncaknya pada tengah hari pukul 12.00 WIB,” kata prakirawati BMKG, Zen Putri di Jakarta, Ahad (27/7).

Pada saat yang sama tim meteorologi BMKG juga mendeteksi suhu panas maksimum mencapai lebih dari 33 derajat Celcius di Kota Semarang, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Serang, Palembang, dan Jakarta.

BACA JUGA  Legasi Pak Harto Banyak Diteliti Akademisi Dalam dan Luar Negeri

Sementara itu, dalam 24 jam terakhir juga terpantau suhu panas maksimum lebih dari 36 Celcius melanda di sebagian besar wilayah Tanjung Selor di Kalimantan Utara, Kota Palu di Sulawesi Tengah, Berau di Kalimantan Timur dan Deli Serdang di Sumatera Utara.

Kondisi ini masih berkaitan dengan tutupan awan yang minim, peralihan musim kemarau dan pergerakan semu matahari yang berada di atas khatulistiwa. Namun, berdasarkan pengamatan BMKG kondisi ini masih dalam kategori biasa yang tidak berdampak pada perubahan musim di Indonesia.

Demi mengurangi dampak suhu panas tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi air secara cukup dan teratur supaya terhindar dari dehidrasi, terutama saat melaksanakan kegiatan di luar ruangan.

BACA JUGA  Survei Capres 2024 CSIS Melihat Anies Menangi Semua Duel, Prabowo Keok Terus

Kemudian, menggunakan pelindung seperti topi atau payung untuk melindungi kepala dan tubuh bagian atas, kacamata hitam untuk melindungi mata, bila perlu menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar Ultra Violet (UV).

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarang melakukan pembakaran apapun di lahan kosong dalam kawasan hutan dan kawasan penampungan sampah.

Pemerintah daerah diharapkan untuk dapat melakukan penyiraman darat demi mengurangi potensi kebakaran akibat terik matahari di kawasan hutan dan lahan maupun tempat pembuangan akhir sampah.

BMKG memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang aktual setiap harinya terkait hasil analisa suhu panas dengan cara mengakses aplikasi daring infoBMKG, media sosial infoBMKG, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat, demikian Zen Putri. (Ant/02)

BACA JUGA  Shin Tae-yong Panggil 28 Pemain untuk TC Timnas Senior