KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri menggelar Seminar Peningkatan Kapasitas Pemuda Kota Kediri di Gedung DMC Lantai 5, Pondok Pesantren Wali Barokah, Minggu (28/12/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta dari kalangan pemuda dan organisasi kepemudaan di Kota Kediri.
Ketua DPD LDII Kota Kediri, H Agung Riyanto, menyampaikan bahwa pemuda merupakan harapan bangsa yang harus dibekali dengan karakter, kapasitas, dan wawasan yang kuat.
Ia mengutip pesan sahabat Nabi, Salman Al Farisi, yang menyatakan bahwa manusia akan tetap berada dalam kebaikan selama generasi tua masih ada dan generasi muda mau belajar.
“Ketika generasi tua telah tiada dan generasi muda belum sempat belajar, maka kerusakan akan terjadi. Melalui seminar ini, kami ingin membekali pemuda agar siap melanjutkan estafet kepemimpinan,” ujarnya.
Seminar ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Diabudparpora) Kota Kediri, Aries Ahmad Chudori, Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Mujidul Ibad serta dihadiri berbagai komunitas dan organisasi kepemudaan (OKP) se-Kota Kediri.
“LDII menargetkan pembinaan generasi penerus melalui konsep Tri Sukses Generasi Penerus, yakni memiliki akhlakul karimah, alim dan faqih, serta mandiri,” tegasnya.
Selain itu, masih kata Agung, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan 29 karakter luhur yang menjadi program pembinaan LDII.
“Semua ini kami siapkan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan membentuk SDM yang profesional dan religius,” jelasnya.
Agung menerangkan, program LDII juga sejalan dengan delapan bidang pengabdian untuk bangsa, meliputi wawasan kebangsaan, pendidikan dan dakwah, ekonomi syariah, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, kesehatan herbal, teknologi informasi, serta energi baru terbarukan.
“Seluruhnya mendukung visi Kota Kediri sebagai kota MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni),” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Disbudparpora Kota Kediri, Aries Ahmad Chudori, menyampaikan materi terkait kepemimpinan pemuda di era digital. Ia menekankan pentingnya kesiapan pemuda dalam menghadapi tantangan dan menerima tongkat estafet kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami mengajak pemuda untuk tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga berani mengambil tanggung jawab dan bertindak nyata,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua DPD KNPI Kota Kediri menekankan pentingnya aksi nyata dalam kepemimpinan. Menurutnya, pemimpin masa depan harus amanah, jujur, kompak, bertanggung jawab, dan mampu bekerja secara solid.
“Enam tabiat luhur yang diajarkan LDII sangat relevan untuk membentuk pemimpin muda yang berintegritas, baik dalam kepemimpinan maupun dalam kehidupan sosial dan ekonomi,” pungkasnya. (CN)

