TMMD ke-128 Bekali Kader Posyandu di Probolinggo Kelola Data Kesehatan Digital

TMMD ke-128 Bekali Kader Posyandu di Probolinggo Kelola Data Kesehatan Digital
Kader Posyandu mengikuti pelatihan pengisian data kesehatan berbasis digital dalam program TMMD ke-128 Kodim Probolinggo di wilayah Kecamatan Maron dan Banyuanyar, Selasa (28/4/2026).(Foto: Dok. Pendim Probolinggo)

PROBOLINGGO, SUDUTPANDANG.ID – Program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar Kodim 0820/Probolinggo diisi dengan pelatihan pengisian data Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu berbasis sistem informasi digital bagi kader kesehatan desa.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/4/2026) ini diikuti sekitar 40 kader Posyandu dari Kecamatan Maron dan Banyuanyar. Pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan pengelolaan dan pelaporan data layanan kesehatan secara digital.

Pelatihan tersebut bertujuan mendorong ketepatan dan kecepatan pelaporan data kesehatan masyarakat, sekaligus memastikan integrasi dengan sistem pemerintah daerah.

Sekretaris Kecamatan Maron Wawas Arif Rachmanto mengatakan penggunaan sistem informasi menjadi bagian penting dalam penguatan layanan Posyandu.

Menurutnya, pengisian data enam indikator SPM secara konsisten dapat membantu pemantauan kondisi kesehatan warga secara lebih akurat.

BACA JUGA  Koramil 02/SB Gelar Patroli Keamanan Menggunakan Mobil Maung

“Dengan data yang diperbarui secara berkala, penanganan masalah kesehatan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Probolinggo Farhan Hidayat menegaskan peran kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Ia mendorong peserta memahami teknis pengisian data hingga mampu menerapkannya secara mandiri.

Di sisi lain, Danramil 0820-21/Maron Kapten Murianto menilai kegiatan nonfisik TMMD turut berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, tidak hanya melalui infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Penguatan kemampuan kader Posyandu ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, kader Posyandu di wilayah Maron dan Banyuanyar diharapkan semakin siap mendukung program kesehatan pemerintah serta memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.(ACZ)