JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Festival Imlek 2026 menghadirkan keramaian warga di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026) malam. Ruang publik di sekitar bundaran dipadati pengunjung yang memanfaatkan momentum perayaan untuk beraktivitas dan mengabadikan suasana.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 19.31 WIB menunjukkan jalur pedestrian dan area sekitar air mancur dipenuhi warga.
Dekorasi khas Imlek berupa lampion dan ornamen tematik terpasang di sejumlah titik, sementara alunan musik bernuansa Imlek terdengar di kawasan tersebut.
Pengunjung datang bersama keluarga maupun kerabat. Mereka terlihat bergantian mengambil foto dan video, terutama di area dengan latar hiasan lampion.
Halte Bundaran HI Astra turut dihias dengan ornamen Imlek dan menjadi salah satu titik yang menarik perhatian pejalan kaki serta pengguna transportasi umum.
Di sisi lain, area gerbang bertuliskan “Harmoni Imlek Nusantara” dan koridor Harmony Lantern Walk yang dipenuhi lampion merah menjadi lokasi yang ramai didatangi.
Warga melintas sambil berhenti sejenak untuk mendokumentasikan suasana perayaan.
Rangkaian Festival Imlek Jakarta 2026 juga berlangsung di sejumlah lokasi lain. Lomba Dekorasi Imlek diikuti sekitar 98 gedung di Jakarta dan berlangsung hingga 17 Februari.
Selain itu, Festival Pecinan Jakarta digelar pada 15 – 17 Februari di kawasan Anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
Agenda lainnya meliputi Harmoni Jakarta yang berlangsung pada 15 – 17 Februari di Blok M Hub, serta Semarak Imlek yang dimeriahkan pertunjukan video mapping di kawasan Monas.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga menjadwalkan Jakarta Light Festival edisi Chinese New Year pada 16 – 17 Februari di kawasan Kota Tua Jakarta, serta Festival Kelenteng Jakarta di berbagai wilayah.
Puncak perayaan Cap Go Meh dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret 2026 di kawasan Pecinan Glodok.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan melalui kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, BUMD, pemerintah pusat, BUMN, dan pihak swasta.
Seiring libur nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Pemprov DKI Jakarta meniadakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap pada 16 – 17 Februari 2026 di sejumlah ruas jalan ibu kota.
Kebijakan ini diberlakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode perayaan.(01)









