Satu Genteng, Satu Harapan: Progres TMMD Ke-127 Bawa Senyum Baru bagi Warga

Kegiatan renovasi belasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan (Foto Istimewa)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID –
Matahari pagi yang hangat di Dusun Ngepreng, terdengar irama kerja yang ritmis suara genteng yang saling bertemu, campur aduk dengan tawa ringan dan arahan sesekali dari para prajurit. Itulah pemandangan di lokasi di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (1/3/2026).
Pembangunan rumah milik Bapak M. Yusron, salah satu dari belasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang sedang direnovasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan.

Tahap krusial telah tiba pemasangan genteng mulai dilakukan. Atap yang dulu mungkin hanya terdiri dari seng bolong atau bahkan terbuka, kini perlahan tertutup rapat, menjanjikan perlindungan dari hujan dan panas bagi keluarga Yusron. Prajurit Satgas TMMD, dengan seragam loreng khas dan topi kamuflase, bahu-membahu bersama warga. Ada yang mengangkat genteng dari tumpukan, ada yang menyusun dengan teliti di atas rangka kayu, sementara yang lain mengaduk adonan semen di bawah.

BACA JUGA  Diskominfo Kabupaten Sidoarjo Gelar Monev PPID 2024

Momen kebersamaan prajurit muda saling menyodorkan genteng dalam posisi berdiri di atas dinding setengah jadi, tangan mereka penuh debu tapi penuh semangat. Di bagian bawah, dua prajurit lain membungkuk di atas gerobak dorong, mengolah campuran pasir dan semen, siap untuk tahap berikutnya.

Serda Hendriawan, salah seorang anggota Satgas TMMD, menyampaikan dengan nada bangga namun rendah hati, “Ini bukan sekadar membangun rumah, tapi membangun harapan. Kami melihat sendiri bagaimana keluarga Pak Yusron dulu tinggal di tempat yang rawan roboh dan bocor. Sekarang, melihat progres pemasangan genteng ini, kami yakin sebentar lagi mereka bisa merasakan kenyamanan tinggal di rumah yang layak. Semua ini berkat gotong royong antara TNI dan masyarakat.”

BACA JUGA  Wakil Bupati Lombok Tengah Sambut Kehadiran Peserta Magang Bakrie Center Foundation

Bagi Bapak M. Yusron dan keluarganya, hari ini adalah babak baru. Genteng yang mulai terpasang bukan hanya penutup atap, melainkan simbol bahwa di tengah keterbatasan, masih ada tangan-tangan yang peduli dan siap mengulurkan bantuan. Di Dusun Ngepreng, cerita harapan sedang ditulis dengan palu, semen, dan genteng satu per satu, hingga rumah itu benar-benar menjadi tempat berlindung yang aman dan nyaman.(ACZ)