Edisi.co.id – Program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bekasi pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 27 armada bus diberangkatkan untuk melayani 1.458 warga Kota Bekasi yang akan pulang ke kampung halaman di berbagai kota di Pulau Jawa.
Pelepasan rombongan pemudik dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di Selasar Stadion Patriot Chandrabhaga, Minggu (15/3).
Dalam sambutannya, Tri Adhianto mengatakan program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.
Menurutnya, program ini tidak hanya membantu meringankan beban biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga menjadi upaya pemerintah dalam menciptakan perjalanan mudik yang lebih tertib dan aman.
“Program ini menjadi salah satu bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Selain membantu meringankan biaya perjalanan, mudik gratis ini juga diharapkan memberikan perjalanan yang lebih aman dan tertib bagi para pemudik,” ujar Tri.
Ia menjelaskan, terjadi peningkatan cukup besar dibandingkan program mudik gratis tahun 2025. Pada tahun lalu, program tersebut hanya menyediakan 12 unit bus dengan kapasitas 625 penumpang dan melayani empat kota tujuan.
Namun pada tahun ini jumlah armada meningkat menjadi 27 bus dengan total 1.458 peserta mudik.
“Alhamdulillah tahun ini meningkat cukup drastis menjadi 27 armada dengan total 1.458 penumpang. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bekasi,” tambahnya.
Adapun sejumlah kota tujuan mudik tahun ini meliputi Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, dan Malang.
Pemerintah Kota Bekasi berharap program mudik gratis ini dapat terus ditingkatkan setiap tahun, baik dari sisi jumlah armada maupun rute perjalanan, sehingga semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya.
Program mudik gratis ini juga menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Bekasi menjelang Hari Raya Idulfitri sebagai upaya membantu masyarakat pulang kampung dengan lebih aman sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di jalan raya.
(Egi) diselenggarakan Pemerintah Kota Bekasi pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 27 armada bus diberangkatkan untuk melayani 1.458 warga Kota Bekasi yang akan pulang ke kampung halaman di berbagai kota di Pulau Jawa.
Pelepasan rombongan pemudik dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di Selasar Stadion Patriot Chandrabhaga, Minggu (15/3).
Dalam sambutannya, Tri Adhianto mengatakan program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.
Menurutnya, program ini tidak hanya membantu meringankan beban biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga menjadi upaya pemerintah dalam menciptakan perjalanan mudik yang lebih tertib dan aman.
“Program ini menjadi salah satu bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Selain membantu meringankan biaya perjalanan, mudik gratis ini juga diharapkan memberikan perjalanan yang lebih aman dan tertib bagi para pemudik,” ujar Tri.
Ia menjelaskan, terjadi peningkatan cukup besar dibandingkan program mudik gratis tahun 2025. Pada tahun lalu, program tersebut hanya menyediakan 12 unit bus dengan kapasitas 625 penumpang dan melayani empat kota tujuan.
Namun pada tahun ini jumlah armada meningkat menjadi 27 bus dengan total 1.458 peserta mudik.
“Alhamdulillah tahun ini meningkat cukup drastis menjadi 27 armada dengan total 1.458 penumpang. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bekasi,” tambahnya.
Adapun sejumlah kota tujuan mudik tahun ini meliputi Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, dan Malang.
Pemerintah Kota Bekasi berharap program mudik gratis ini dapat terus ditingkatkan setiap tahun, baik dari sisi jumlah armada maupun rute perjalanan, sehingga semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya.
Program mudik gratis ini juga menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Bekasi menjelang Hari Raya Idulfitri sebagai upaya membantu masyarakat pulang kampung dengan lebih aman sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di jalan raya.
(Egi)


