JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya akhirnya buka suara terkait waktu peluncuran desain terbaru jersey Timnas Indonesia yang sempat menuai sorotan publik.
Pernyataan ini disampaikan dalam Kelme Media Session yang digelar di sekretariat PSSI Pers, GBK Arena, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Isu mengenai desain jersey Timnas Indonesia menjadi perhatian sejak apparel asal Spanyol, Kelme, resmi meluncurkan seragam terbaru pada Maret 2026.
Saat itu, desain jersey langsung ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu beragam reaksi dari netizen.
Sejumlah pengguna media sosial menilai corak jersey terbaru tersebut tidak mengalami peningkatan signifikan dibandingkan desain sebelumnya.
Bahkan, kritik tajam juga muncul karena motif yang digunakan dianggap lebih menyerupai jersey cabang olahraga lain seperti bulutangkis, bukan sepak bola.
Menanggapi hal tersebut, Kevin Wijaya menegaskan bahwa keputusan terkait desain maupun waktu peluncuran jersey bukan sepenuhnya berada di tangan pihak apparel.
Ia menyebut bahwa PSSI sebagai federasi sepak bola nasional memiliki peran utama dalam menentukan arah kebijakan tersebut.
“Ini bukan sesuatu yang dari Kelme untuk memutuskan coraknya seperti apa. Semua bergantung pada diskusi dengan PSSI,” ujar Kevin dalam sesi media.
Ia menjelaskan, kerja sama antara Kelme dan PSSI berjalan secara kolaboratif, termasuk dalam hal desain jersey.
Setiap musim atau kompetisi, kedua pihak akan merancang konsep baru yang disesuaikan dengan kebutuhan tim nasional serta identitas yang ingin ditampilkan.
Menurut Kevin, pola kerja ini sudah menjadi bagian dari kesepakatan jangka panjang antara Kelme dan PSSI.
Dengan demikian, perubahan desain jersey tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh apparel tanpa melalui proses diskusi dan persetujuan bersama.
Lebih lanjut, Kevin mengungkapkan bahwa publik tidak perlu khawatir mengenai inovasi desain ke depan.
Ia memastikan bahwa setiap musim akan selalu ada pembaruan untuk jersey kandang (home) maupun tandang (away) Timnas Indonesia.
“Yang pasti di setiap tahun atau season, Kelme dan PSSI akan menghadirkan desain terbaru. Itu yang bisa kami berikan sebagai gambaran,” katanya.
Meski demikian, Kevin juga memberikan sinyal bahwa pihaknya tengah menyiapkan kejutan khusus bagi para penggemar sepak bola nasional.
Ia menyebut akan ada desain spesial yang dirancang langsung oleh Kelme untuk meningkatkan antusiasme publik.
Kejutan tersebut, lanjut Kevin, diharapkan dapat menjawab ekspektasi masyarakat sekaligus memperkuat identitas Timnas Indonesia di mata internasional.
Namun, ia belum mengungkapkan secara rinci terkait waktu peluncuran maupun konsep desain yang dimaksud.
“Di tengah-tengah akan ada kejutan spesial dari kami. Kami berharap desain tersebut bisa mendapat respons positif dari komunitas dan konsumen,” ujarnya.
Perdebatan mengenai desain jersey Timnas Indonesia memang bukan hal baru. Setiap peluncuran seragam baru kerap memicu diskusi publik, terutama di era digital ketika respons masyarakat dapat dengan cepat tersebar melalui media sosial.
Pengamat sepak bola menilai, tingginya perhatian publik terhadap desain jersey menunjukkan besarnya kecintaan masyarakat terhadap Timnas Indonesia.
Jersey tidak hanya dianggap sebagai perlengkapan pertandingan, tetapi juga simbol identitas dan kebanggaan nasional.
Di sisi lain, aspek komersial juga menjadi pertimbangan penting dalam peluncuran jersey. Desain yang menarik dinilai dapat meningkatkan penjualan merchandise resmi sekaligus memperluas basis penggemar.
Kerja sama antara Kelme dan PSSI sendiri merupakan bagian dari upaya modernisasi pengelolaan tim nasional, termasuk dalam aspek branding dan pemasaran.
Dengan menggandeng brand internasional, diharapkan citra Timnas Indonesia dapat semakin kompetitif di kancah global.
Meski sempat menuai kritik, peluncuran jersey terbaru tetap menjadi momentum penting bagi perjalanan Timnas Indonesia.
Evaluasi terhadap respons publik pun diyakini akan menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan desain berikutnya.
Dengan adanya rencana kejutan desain baru dari Kelme, publik kini menantikan inovasi yang mampu menjawab ekspektasi sekaligus memperkuat karakter visual Timnas Indonesia ke depan.










