PEKANBARU, SUDUTPANDANG.ID – Menjamurnya industri kopi dan sektor hospitality di Indonesia membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda. Menangkap potensi tersebut, Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui entitasnya, PTPN IV PalmCo, menggelar pelatihan kompetensi barista bagi 50 pemuda di Sumatera.
Siaran pers PTPN IV PalmCo, Jumat (24/3/2026), menyebutkan bahwa program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pekanbaru Hospitality Institute sebagai upaya membekali generasi muda dengan keterampilan praktis agar mampu bersaing di dunia kerja maupun merintis usaha mandiri.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan, bahwa program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan individu, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas di masyarakat.
“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada peningkatan keterampilan satu orang saja. Ketika para pemuda ini mampu mandiri dan membuka usaha kedai kopi, akan tercipta efek berganda, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pergerakan ekonomi lokal,” ujar Jatmiko.
Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menambahkan bahwa sektor gaya hidup dan pelayanan memiliki prospek yang menjanjikan, terutama bagi generasi muda.
“Industri kopi dan hospitality berkembang pesat dan membuka peluang besar bagi anak muda untuk berkarier maupun berwirausaha,” kata Bambang.
Program ini juga mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau, Bambang Rusdianto, menilai pelatihan semacam ini penting dalam meningkatkan kualitas angkatan kerja.
“Peserta diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi, sehingga mampu bersaing bahkan menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.
Ketua Penyelenggara dari Pekanbaru Hospitality Institute, Imelda Samsi, menjelaskan bahwa pelatihan dirancang berbasis standar industri. Peserta tidak hanya diajarkan teknik meracik kopi, tetapi juga pelayanan, etika kerja, dan pemahaman menyeluruh tentang industri hospitality.
“Kami ingin memastikan peserta siap masuk ke dunia kerja maupun membuka usaha sendiri,” kata Imelda.
Salah satu peserta, Yuni, pemuda asal Indragiri Hulu, mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk bekerja atau membuka usaha di daerahnya.
“Ini kesempatan yang sangat baik. Saya ingin belajar serius agar bisa menjadi barista atau membuka usaha kopi sendiri,” ujarnya.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PTPN IV PalmCo di wilayah Sumatera. Selain pelatihan barista, perusahaan juga menjalankan berbagai program pemberdayaan lain, seperti pembinaan kelompok pandai besi di Kampar, pengembangan usaha perempuan berbasis produk turunan sawit, serta sektor peternakan dan perikanan(PR/01)


