Musorkab KONI Jadi Titik Balik Olahraga Probolinggo, Bupati Haris: Jangan Hanya Ganti Ketua, Tapi Bangun Prestasi

Musorkab KONI Jadi Titik Balik Olahraga Probolinggo, Bupati Haris: Jangan Hanya Ganti Ketua, Tapi Bangun Prestasi
Musorkab KONI Kabupaten Probolinggo di Auditorium Madakaripura, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Probolinggo 2026 tak sekadar menjadi forum pergantian kepengurusan. Di balik agenda pemilihan ketua baru, tersimpan harapan besar agar olahraga Kabupaten Probolinggo mampu melompat lebih jauh dan melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga level nasional bahkan internasional.

Pesan itulah yang disampaikan Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris saat membuka Musorkab KONI di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Sabtu (1/8/2026).

Di hadapan jajaran Forkopimda, DPRD, pengurus KONI Jawa Timur, pengurus cabang olahraga (cabor), pelatih hingga atlet, Bupati Haris mengingatkan bahwa Musorkab bukan hanya soal memilih pemimpin organisasi, melainkan menyusun arah baru pembinaan olahraga daerah.

“Pergantian pengurus itu hal biasa. Yang luar biasa adalah bagaimana kita bersama-sama menyusun strategi agar prestasi olahraga Kabupaten Probolinggo semakin meningkat,” ujar Haris

Jangan Cepat Berpuas Diri

Menurut Haris, capaian KONI Kabupaten Probolinggo selama empat tahun terakhir layak diapresiasi.

Di tengah keterbatasan anggaran daerah, prestasi olahraga justru menunjukkan tren yang terus membaik.

BACA JUGA  Dari Dapur Umum Hingga MCK: Detik-Detik Kodim 0501/JP dan Relawan Hadir di Tengah Musibah Kemayoran

Peringkat Kabupaten Probolinggo pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur melonjak dari posisi ke-29, naik ke peringkat 25, hingga berhasil menembus peringkat 19.

Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja keras pengurus, pelatih, atlet, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Namun demikian, Haris mengingatkan bahwa peningkatan prestasi tidak boleh berhenti pada capaian tersebut.

“Target kita bukan hanya naik peringkat, tetapi bagaimana atlet Kabupaten Probolinggo mampu berbicara di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Woodball Bukti Pembinaan Berjalan

Bupati Haris juga menyoroti prestasi cabang olahraga woodball yang menjadi salah satu kebanggaan Kabupaten Probolinggo.

Cabor tersebut berhasil mempersembahkan lima medali emas bagi Jawa Timur pada Porprov, sekaligus mengantarkan atletnya mengharumkan nama Indonesia melalui raihan medali perunggu pada ajang internasional.

Menurutnya, prestasi itu membuktikan bahwa pembinaan atlet yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan pencapaian membanggakan.

Dalam kesempatan itu, Haris menegaskan sosok Ketua KONI yang akan terpilih harus mampu menjadi pemersatu seluruh cabang olahraga.

BACA JUGA  Masih Berlangsung: AS Roma Sementara Unggul 2-0 atas Lecce

Lebih dari itu, pemimpin KONI dituntut memiliki kemampuan membangun komunikasi, menyusun strategi pembinaan, hingga membuka kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kita tidak sedang mencari siapa yang paling hebat menjadi ketua, tetapi siapa yang mampu membawa olahraga Kabupaten Probolinggo semakin maju,” katanya.

Haris mengakui kondisi fiskal daerah masih menjadi tantangan dalam pembinaan olahraga. Namun, menurutnya, keterbatasan tersebut tidak boleh mematikan semangat berprestasi.

Ia mendorong pengurus KONI memperkuat sinergi dengan dunia usaha melalui program Bapak Asuh, sekaligus memanfaatkan peluang dari cabang olahraga baru yang berpotensi menyumbangkan medali.

Selain itu, pembinaan atlet usia dini juga harus menjadi perhatian utama dengan melibatkan sekolah, madrasah hingga pondok pesantren sebagai tempat menjaring bibit atlet berbakat.

Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo periode 2022-2026, Zainul Hasan, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo atas dukungan yang diberikan selama masa kepengurusannya.

Ia berharap kepengurusan berikutnya mampu menjaga kekompakan organisasi sekaligus terus hadir mendampingi para atlet dan cabang olahraga.

BACA JUGA  Sirnas Padel 2026 Jakarta Pecahkan Rekor Peserta

Sementara itu, Wakil Ketua Umum III KONI Jawa Timur Zainal Arifin menilai tren prestasi olahraga Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan perkembangan positif.

Meski tantangan pembinaan olahraga semakin berat, ia optimistis kepengurusan baru mampu melanjutkan program pembinaan secara berkelanjutan dan menjadikan prestasi sebagai budaya organisasi.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, dunia pendidikan dan seluruh insan olahraga, Musorkab 2026 diharapkan menjadi awal lahirnya strategi baru untuk membawa olahraga Kabupaten Probolinggo semakin berprestasi di masa mendatang.(ACZ)