Satgas TMMD Ke-128 Tinjau Titik Nol Mata Air di Kloangan, Alirkan ke Tandon Dusun Klagin

Satgas TMMD ke 128 Kodim Probolinggo bersama perangkat desa meninjau titik nol sumber mata air di Dusun Kloangan, Desa Racek (Foto Istimewa)

PROBOLINGGO – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Upaya atasi krisis air bersih di Desa Brabe terus dilakukan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo. Jumat (01/05/2026), tim Satgas bersama perangkat desa meninjau titik nol sumber mata air di Dusun Kloangan, Desa Racek, Kecamatan Tiris.

Peninjauan ini menjadi tahap awal program pipanisasi air bersih TMMD Ke-128. Sumber mata air di Dusun Kloangan dipilih karena debitnya besar dan mengalir sepanjang tahun, meski saat musim kemarau. Air tersebut akan disalurkan ke tandon utama di Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron.

Jarak antara sumber mata air dengan tandon di Dusun Klagin mencapai 2,8 kilometer dengan medan berupa perbukitan dan jurang. Satgas TMMD telah memetakan jalur pipa dan menentukan titik-titik bak pembagi agar tekanan air tetap stabil sampai ke permukiman warga.

BACA JUGA  Wabup Tangerang Dorong Kang-Nong Jadi Duta Budaya dan Penggerak Pariwisata

Di lokasi sumber, Satgas melakukan pengukuran debit air, cek elevasi, serta memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap terjaga. Mata air di Kloangan berada di tengah hutan lindung desa, sehingga pengerjaan pipanisasi akan dilakukan hati-hati agar tidak merusak ekosistem.

Sementara di Dusun Klagin, tandon air berkapasitas 5.000 liter sudah disiapkan. Tandon tersebut nantinya akan mendistribusikan air bersih ke 75 kepala keluarga di RT 19 RW 7 yang selama ini mengandalkan sumur dangkal dan sering kekeringan saat kemarau.

Anggota Satgas TMMD Ke-128, Kapten Inf M. Yahudin, mengatakan peninjauan titik nol penting untuk memastikan proyek air bersih tepat sasaran dan berkelanjutan. Menurutnya, air adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi sebelum TMMD ditutup.

BACA JUGA  Pj Gub DKI Jelaskan Fungsi BPSDM

“Hari ini kami tinjau titik nol mata air di Kloangan Racek. Debitnya bagus, jernih, dan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Dusun Klagin. Dari sini akan kami alirkan pakai pipa HDPE ke tandon di Brabe. Targetnya sebelum penutupan TMMD, warga sudah bisa menikmati air bersih,” jelas Kapten Inf M. Yahudin.

Kapten Inf M. Yahudin menambahkan, tantangan terbesar adalah kontur medan yang naik turun. Namun dengan sistem gravitasi dan bak pelepas tekan, air diyakini bisa sampai ke tandon tanpa mesin pompa. Warga Dusun Klagin juga dilibatkan untuk ikut menjaga jalur pipa nantinya.

Dengan adanya pipanisasi ini, warga Dusun Klagin Desa Brabe tidak perlu lagi berjalan jauh mengambil air atau membeli air tangki saat kemarau. Program air bersih TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat.(ACZ)