Eko Putro Pimpin ALTI DKI Jakarta 2026-2030

Brigjen TNI Eko Putro Hadi Prasetyo resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) DKI Jakarta periode 2026–2030. (Foto: IST).
Brigjen TNI Eko Putro Hadi Prasetyo resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) DKI Jakarta periode 2026–2030. (Foto: IST).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Brigjen TNI Eko Putro Hadi Prasetyo resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) DKI Jakarta periode 2026–2030. Ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musda) ALTI DKI Jakarta yang digelar di kantor KONI DKI Jakarta pada Jumat (1/5/2026).

Pemilihan berlangsung lancar dengan dukungan penuh dari seluruh anggota yang hadir. Penetapan secara aklamasi ini mencerminkan kepercayaan besar komunitas lari trail terhadap kepemimpinan Eko Putro dalam mengembangkan olahraga tersebut di ibu kota.

Usai terpilih, Eko menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa ALTI DKI Jakarta menuju prestasi yang lebih tinggi, baik di level nasional maupun internasional.

“Harapan saya, kita semua bisa bekerja bersama untuk meningkatkan prestasi lari trail DKI Jakarta ke depan,” ujar Eko dalam sambutannya.

Dalam agenda awal kepemimpinannya, Eko menargetkan lari trail dapat dipertandingkan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai I/2026 di Jakarta serta masuk dalam cabang olahraga pilihan pada PON XXII/2028 di Nusa Tenggara. Menurutnya, upaya tersebut harus diiringi dengan persiapan matang, terutama dalam pembinaan atlet dan peningkatan kualitas pelatihan.

Ia menilai, keberhasilan memasukkan lari trail ke dalam agenda PON akan menjadi momentum penting untuk meningkatkan popularitas sekaligus prestasi olahraga ini di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta.

BACA JUGA  Bima Arya Resmi Pimpin Lari Trail Indonesia

Selain fokus pada prestasi, Eko juga menegaskan bahwa ALTI DKI Jakarta akan menjadi organisasi yang inklusif. Organisasi ini diharapkan mampu merangkul seluruh komunitas dan pegiat lari trail sebagai wadah bersama untuk berkembang.

“Kita harus memperkuat komunitas lari trail. ALTI hadir sebagai rumah bersama bagi seluruh pegiat olahraga ini,” katanya.

Sementara itu, perwakilan KONI DKI Jakarta, Kepala Bidang Organisasi Andree Fazara, menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru dapat semakin solid dalam menjalankan program kerja.

Ia menekankan pentingnya sinergi antar pengurus untuk mendukung pencapaian prestasi olahraga DKI Jakarta di berbagai ajang.

“Semoga pengurus ALTI DKI Jakarta semakin solid dan mampu menambah prestasi bagi DKI Jakarta,” ujar Andree.

Prestasi ALTI DKI Jakarta sebelumnya menjadi salah satu modal penting bagi kepengurusan baru. Pada ajang ekshibisi PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara, ALTI DKI Jakarta berhasil keluar sebagai juara umum dengan raihan empat medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.

Capaian tersebut dinilai sebagai bukti bahwa potensi atlet lari trail di Jakarta sangat besar dan dapat terus dikembangkan melalui program pembinaan yang terstruktur.

BACA JUGA  Timnas Hockey Putri Bungkam Sri Lanka 3-1, Lolos ke Asian Games 2026

Di akhir Musda, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) ALTI Bima Arya yang diwakili Kepala Bidang Komunikasi Tirto Prima Putra menyerahkan pataka ALTI DKI Jakarta kepada Eko Putro sebagai simbol resmi kepemimpinan.

Sebelumnya, Tirto juga membuka secara resmi jalannya Musda dan menyoroti perkembangan pesat olahraga lari trail di Indonesia. Ia menyebut bahwa tren positif tersebut harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan prestasi nasional.

“Perkembangan lari trail sangat luar biasa di Indonesia dan ini merupakan potensi besar yang harus kita kelola,” kata Tirto.

Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi setelah terpilihnya ketua baru. Menurutnya, seluruh potensi yang ada di Jakarta harus dihimpun untuk mendukung tujuan utama, yakni melahirkan atlet berprestasi di tingkat internasional.

“Tujuan kita adalah mengantar atlet meraih prestasi yang membanggakan Indonesia. Lawan kita bukan sesama pengurus, melainkan negara lain di ajang internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tirto mengingatkan sejumlah agenda penting yang harus segera dipersiapkan oleh kepengurusan baru. Di antaranya adalah perencanaan partisipasi dalam PON Pantai I/2026 di Ancol serta kesiapan kontingen jika lari trail dipertandingkan pada PON XXII/2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Selain itu, PP ALTI juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung penyelenggaraan Southeast Asian Trail Running Championship (SEATRC) yang direncanakan berlangsung di kawasan Gunung Gede Pangrango.

BACA JUGA  Agustiar Sabran Terpilih Aklamasi Pimpin PB Percasi 2026–2030

Dukungan lintas sektor dinilai penting untuk memastikan keberhasilan penyelenggaraan ajang internasional tersebut, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi olahraga berkelas dunia.

Tirto juga menegaskan pentingnya aspek keselamatan dan keamanan dalam setiap penyelenggaraan kompetisi lari trail. Menurutnya, standar keselamatan harus menjadi prioritas utama demi menjaga reputasi olahraga prestasi di Indonesia.

“Seluruh kompetisi olahraga, khususnya lari trail, harus kita dukung bersama, terutama dalam hal keselamatan peserta. Jika terjadi masalah, citra olahraga kita juga akan terdampak,” tutupnya.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Eko Putro, ALTI DKI Jakarta diharapkan mampu memperkuat fondasi organisasi, meningkatkan pembinaan atlet, serta mencetak prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang. (09/AGF).