PGRI Kota Pasuruan Matangkan Persiapan Launching PGRI POWER untuk Wujudkan Guru Adaptif di Era AI dan Koding

Kegiatan rapat koordinasi Panitia PGRI POWER di UPT SMP Negeri 4 Pasuruan (Foto Istimewa)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pasuruan menggelar rapat koordinasi Panitia PGRI POWER pada Rabu (15/7/2026) di UPT SMP Negeri 4 Pasuruan. Pertemuan ini dilaksanakan sebagai langkah awal mematangkan persiapan pelaksanaan Launching PGRI POWER (Professionalism, Opportunity, Wisdom, Excellence, and Resilience) yang menjadi salah satu program strategis PGRI Kota Pasuruan dalam meningkatkan kompetensi guru di bidang kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan koding.

Rapat dipimpin oleh jajaran Pengurus PGRI Kota Pasuruan dan dihadiri oleh panitia yang telah ditetapkan melalui Keputusan Pengurus PGRI Kota Pasuruan Nomor 04/Kep/JTI/35.75/XXIII/2026 tentang Susunan dan Personalia Panitia PGRI POWER Kota Pasuruan Masa Bakti 2026–2029.

Dalam arahannya, Ketua PGRI Kota Pasuruan, Mochamad Amin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa PGRI POWER merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung transformasi pendidikan sekaligus menindaklanjuti Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial Tahun 2029. Program ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi digital sehingga siap menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21.

BACA JUGA  Dandim 0819/Pasuruan Pimpin Upacara Hari Senin 17-an

Agenda rapat difokuskan pada pembahasan teknis pelaksanaan launching, pembagian tugas setiap seksi kepanitiaan, penyusunan alur kegiatan, serta koordinasi berbagai kebutuhan pendukung agar pelaksanaan program berjalan optimal. Selain itu, panitia juga mendiskusikan strategi pelaksanaan pelatihan yang akan mengintegrasikan pembelajaran luring dan daring sehingga dapat menjangkau lebih banyak guru di Kota Pasuruan.

Sesuai dengan keputusan yang telah ditetapkan, Panitia PGRI POWER memiliki tugas membangun komunikasi antar guru inovator digital sekaligus mewujudkan guru Indonesia yang inovatif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi koding serta kecerdasan artifisial untuk menciptakan pembelajaran masa depan yang lebih bermakna dan menyenangkan.

Panitia PGRI POWER terdiri atas unsur pengurus PGRI, fasilitator, koordinator wilayah, tim IT, inovasi dan kreasi, publikasi, serta kerja sama dan humas yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Pasuruan. Kolaborasi lintas satuan pendidikan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembelajaran digital yang saling berbagi praktik baik dan inovasi.

BACA JUGA  Bangun Desa Lebih Baik, Danramil Hadiri Musrenbangdes Tidu

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh panitia berkomitmen menyukseskan launching PGRI POWER sebagai awal gerakan bersama dalam meningkatkan profesionalisme guru melalui penguasaan teknologi digital. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan AI dan koding, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang berpihak pada murid serta relevan dengan perkembangan zaman.

Dengan semangat kolaborasi dan transformasi, PGRI Kota Pasuruan optimistis PGRI POWER akan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas guru, sekaligus memperkuat peran PGRI sebagai organisasi profesi yang adaptif terhadap kemajuan teknologi dan kebutuhan pendidikan masa depan.(ACZ)