ABTI DKI Bidik Juara Umum PON 2028

ABTI DKI Bidik Juara Umum PON 2028
Pengurus Provinsi ABTI DKI Jakarta menargetkan mempertahankan gelar juara umum cabang olahraga bola tangan pada PON XXII/2028 di NTT-NTB. (Foto: ist/SP)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Pengurus Provinsi Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) DKI Jakarta menargetkan mempertahankan gelar juara umum cabang olahraga bola tangan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Target tersebut menjadi prioritas kepengurusan baru periode 2026-2030 yang dipimpin Joshua Franklin J. Oktanatama Siahaan.

Komitmen itu disampaikan Joshua usai pelantikan Pengurus Provinsi ABTI DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan Jakarta meraih dua medali emas pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 menjadi modal penting untuk mempertahankan dominasi pada ajang olahraga nasional empat tahunan mendatang.

“Kami akan terus berkolaborasi dan meningkatkan prestasi. Pada PON 2028, ABTI DKI bekerja keras untuk mempertahankan gelar juara umum,” ujar Joshua dalam keterangan resminya.

Pada PON XXI/2024, kontingen DKI Jakarta tampil sebagai juara umum cabang olahraga bola tangan setelah menyapu bersih medali emas di nomor putra dan putri.

Prestasi tersebut menjadi tonggak penting perkembangan bola tangan Jakarta sekaligus meningkatkan kepercayaan diri menghadapi persaingan yang lebih ketat pada PON berikutnya.

Namun, Joshua mengakui tantangan mempertahankan gelar tidak akan mudah. Pada PON XXII/2028, jumlah nomor pertandingan cabang olahraga bola tangan akan bertambah dari dua menjadi empat nomor, sehingga persaingan diperkirakan semakin kompetitif.

BACA JUGA  Rangncik Pertanyakan Keputusan Wasit Usai MU Ditahan Burnley 1-1

Menghadapi kondisi tersebut, ABTI DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai strategi pembinaan yang lebih terstruktur.

Salah satunya adalah memperkuat koordinasi dan pembinaan atlet bersama seluruh pengurus kota di lima wilayah administrasi Jakarta serta Kabupaten Kepulauan Seribu.

Menurut Joshua, sinergi antara pengurus provinsi dan pengurus kota menjadi fondasi utama dalam mencetak atlet berkualitas.

Pembinaan yang dilakukan sejak usia dini diharapkan mampu menjaga regenerasi atlet sekaligus meningkatkan kualitas tim DKI Jakarta di masa mendatang.

“Bersama pengurus kota di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kabupaten Kepulauan Seribu, kami akan membangun olahraga prestasi secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan mempertahankan prestasi tidak hanya bergantung pada atlet, tetapi juga membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pengurus, pelatih, tenaga pendukung, hingga komunitas bola tangan di Jakarta.

Menurutnya, budaya kerja sama dan komunikasi yang solid menjadi salah satu faktor penting dalam membangun organisasi olahraga yang mampu menghasilkan prestasi secara konsisten.

“Kami akan terus bergerak. Dengan soliditas yang terbangun, saya optimistis prestasi yang diraih pada PON Aceh-Sumut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujarnya.

Selain fokus pada persiapan menuju PON 2028, kepengurusan baru ABTI DKI Jakarta juga berkomitmen memperluas pembinaan atlet usia muda melalui kompetisi berjenjang.

BACA JUGA  Polytron Indonesia Open 2026 Hadirkan Inovasi Teknologi Berkelanjutan

Program tersebut diharapkan dapat melahirkan lebih banyak talenta baru yang siap memperkuat tim Jakarta di berbagai ajang nasional maupun internasional.

Pembinaan jangka panjang dinilai menjadi kebutuhan penting mengingat perkembangan olahraga bola tangan di Indonesia terus mengalami peningkatan.

Sejumlah provinsi kini mulai memperkuat program pembinaan sehingga persaingan menuju PON diperkirakan semakin ketat.

Dukungan terhadap program pembinaan ABTI DKI Jakarta juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta.

Ketua Umum KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid menyatakan optimistis kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Joshua mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih.

“Kami yakin bola tangan DKI Jakarta akan terus berprestasi. Kepengurusan baru memiliki komitmen kuat untuk terus bergerak dan mengembangkan pembinaan atlet,” kata Hidayat.

Pelantikan Pengurus Provinsi ABTI DKI Jakarta periode 2026–2030 turut dihadiri Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah DKI Jakarta Ali Maulana Hakim, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansyah, serta perwakilan berbagai pengurus cabang olahraga di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Ali Maulana Hakim mengapresiasi komitmen ABTI DKI Jakarta dalam meningkatkan prestasi olahraga sekaligus mendukung visi Jakarta sebagai kota global melalui pencapaian di bidang olahraga.

BACA JUGA  Okto Restui Zulfydar Pimpin PB ABTI Lagi

Menurutnya, prestasi olahraga menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkenalkan Jakarta di tingkat nasional maupun internasional.

Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap organisasi olahraga yang memiliki program pembinaan berkelanjutan.

“Komitmen Jakarta menuju kota global harus didukung dengan prestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga. Kami yakin ABTI DKI Jakarta mampu mengharumkan nama Jakarta di tingkat nasional maupun dunia,” ujarnya.

Dengan kepengurusan baru dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, ABTI DKI Jakarta optimistis mampu mempertahankan status sebagai kekuatan utama bola tangan nasional.

Melalui pembinaan yang berkesinambungan, organisasi ini menargetkan tidak hanya sukses di PON XXII/2028, tetapi juga melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di level internasional dan mengharumkan nama Indonesia.(09/AGF)