Motor Custom Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Condet, Diduga Akibat Korsleting

Avatar photo
Motor Custom Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Condet, Diduga Akibat Korsleting
Sepeda motor terbakar di SPBU Condet Jakarta Timur, Minggu (26/7/2026) dini hari. (Foto: Tangkapan Layar Video IG Infojakarta)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Sebuah sepeda motor custom terbakar saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Raya Condet, Jakarta Timur, pada Minggu (26/7/2026) dini hari.

Insiden terbakar sepeda motor tersebut diduga dipicu korsleting listrik.

Peristiwa motor terbakar di SPBU tersebut terekam dalam unggahan akun Instagram @Infojakarta.

Berdasarkan informasi yang dibagikan, api muncul dari motor custom setelah pengendara mengisi bahan bakar di SPBU tersebut.

Menanggapi kejadian itu, Pertamina Patra Niaga memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Kebakaran juga tidak merembet ke fasilitas SPBU.

Dilansir dari akun Instagram @pertaminarjbb, Minggu (26/7/2026), Pertamina menjelaskan bahwa petugas SPBU yang telah dibekali pelatihan penanganan keadaan darurat langsung bergerak melakukan pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Berat (APAB).

BACA JUGA  Kebakaran Gudang di Kalideres Picu Ledakan, Puluhan Mobil Damkar Dikerahkan

Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat sehingga tidak meluas.

Akibat insiden tersebut, operasional SPBU sempat dihentikan sementara untuk memastikan seluruh area berada dalam kondisi aman.

Setelah dilakukan pemeriksaan, SPBU kembali beroperasi normal dan melayani masyarakat.

Pertamina Patra Niaga menyatakan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani insiden tersebut sekaligus memastikan aspek keselamatan di lokasi tetap terjaga.

Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berada di SPBU.

Pengendara diingatkan untuk mendorong kendaraan beberapa meter menjauhi dispenser sebelum menyalakan mesin sebagai langkah pencegahan guna meminimalkan risiko kebakaran.(red)