ASAHAN-SUMUT-SUDUTPANDANG.ID,— Dinas Sosial Kabupaten Asahan menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan dan pelayanan sosial yang cepat, responsif, serta humanis bagi masyarakat rentan.
Langkah cepat ini dibuktikan melalui penanganan langsung terhadap laporan masyarakat mengenai keberadaan Ibu Sri Sulastri beserta bayinya. Penanganan diawali sejak diterimanya laporan mengenai bayi terlantar dari Kepala Desa dan Puskesmas Aek Ledong pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Dinas Sosial Kabupaten Asahan segera mengambil tindakan prioritas dengan merujuk sang bayi ke RS Umum Kisaran guna memastikan kondisi kesehatan dan keselamatannya mendapatkan perawatan medis secara optimal.
Setelah memastikannya dalam kondisi aman dan sehat, Dinas Sosial Kabupaten Asahan melanjutkan proses pendampingan dengan melakukan fasilitasi pemulangan serta pemindahan lokasi perlindungan bagi Ibu Sri Sulastri dan bayinya.
Pada Senin, 10 Agustus 2026, tim Dinas Sosial Kabupaten Asahan mengantarkan langsung yang bersangkutan ke Desa Bangun Sari, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi ketat bersama Camat Talawi untuk memastikan proses penanganan lintas daerah berjalan lancar, sehingga Ibu Sri Sulastri dan bayinya mendapatkan lingkungan sosial yang lebih stabil serta pendampingan lanjutan yang sesuai.
Melalui keberhasilan penanganan ini, Dinas Sosial Kabupaten Asahan menegaskan pentingnya sinergi antara kepedulian masyarakat dan respon aktif pemerintah daerah. Langkah konkret ini menjadi cerminan komitmen Dinas Sosial Kabupaten Asahan untuk selalu hadir bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan kelompok rentan lainnya. Dinas Sosial Kabupaten Asahan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menguatkan kepedulian sosial dengan aktif melaporkan permasalahan kesejahteraan di lingkungannya, demi memastikan tidak ada warga yang menghadapi krisis sosial seorang diri.(ma)


