BOJONEGORO, – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Penataan kawasan rest area Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, resmi memasuki babak baru, Selasa (11/8/2026).
Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sebelumnya berjualan secara terpisah di sekitar lokasi kini mulai ditata rapi dengan menempati booth container (box kontainer) modern yang disediakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun anggaran 2026.
Proses relokasi dan penataan pedagang ini mendapat pengawalan serta pendampingan langsung dari Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi.
Dengan pendekatan persuasif, ia memberikan sosialisasi serta pengarahan agar para pedagang segera memindahkan aktivitas usahanya ke lapak baru yang jauh lebih layak dan higienis.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen penataan kawasan rest area agar menjadi pusat persinggahan yang tertib, bersih, dan nyaman bagi wisatawan maupun pengendara yang melintas.
Serka Lasmidi menyampaikan bahwa penyediaan booth container ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui sasaran TMMD ke-129.
“Para pelaku UMKM kami berikan pengarahan agar mulai menempati box kontainer yang sudah disiapkan. Harapannya, penataan ini bisa membuat kawasan rest area lebih rapi dan nyaman, sekaligus memberikan tempat yang lebih layak bagi pedagang untuk menjalankan usahanya,” ujar Serka Lasmidi.
Tidak hanya mengajak menempati fasiltas baru, Serka Lasmidi juga mengimbau para pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan serta merawat fasilitas publik tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari fisik bangunan, tetapi juga dari kesadaran bersama dalam memeliharanya.
Sambut hangat datang dari para pedagang lokal. Rara, salah satu pelaku UMKM di rest area Kesongo, mengapresiasi langkah cepat TMMD dan Babinsa dalam memfasilitasi tempat usaha yang lebih representative.
“Kami menyambut baik adanya tempat ini. Dengan adanya box kontainer, kami jadi punya tempat berjualan yang lebih tertata. Semoga ke depan rest area ini semakin ramai dan usaha para pedagang juga ikut berkembang,” ungkap Rara dengan nada optimis.
Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya menghadirkan infrastruktur jalan atau bangunan fisik semata, melainkan juga menyentuh aspek roda perekonomian warga.
Dengan wajah baru yang lebih modern dan tertata, rest area terpadu Desa Kesongo diproyeksikan tidak sekadar menjadi tempat beristirahat sejenak, melainkan bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kedungadem, Bojonegoro.(ACZ)


