PNBK Jilid III Himpun Rp500 Juta untuk Bantu Korban Bencana di NTT

Pnbk
PNBK Jilid III Himpun Rp500 Juta untuk Bantu Korban Bencana di NTT (Foto: Humas Pemkot Bekasi)

BEKASI, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kota Bekasi melalui kegiatan Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III berhasil menghimpun dana sekitar Rp500 juta untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (30/8/2026).

Penggalangan dana tersebut menjadi bagian dari rangkaian PNBK Jilid III yang berlangsung meriah dengan menampilkan parade budaya dan keberagaman masyarakat Kota Bekasi.

Di tengah kemeriahan kegiatan, masyarakat diajak untuk menunjukkan kepedulian kepada warga di sejumlah daerah yang tengah menghadapi musibah. Selain penggalangan dana, kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin pemuka agama dari berbagai keyakinan.

Doa bersama tersebut dipanjatkan untuk masyarakat yang terdampak bencana di NTT maupun wilayah Kalimantan.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi tingginya kepedulian masyarakat yang turut menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah.

BACA JUGA  Sungai Meluap, 871 KK di Tangerang Terdampak Banjir

“Hari ini kita berkumpul dalam suasana gembira, tetapi kita tidak lupa bahwa ada saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” kata Tri Adhianto.

Menurut dia, dana sekitar Rp500 juta yang berhasil dihimpun menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat Kota Bekasi.

Tri mengatakan, kepedulian masyarakat Kota Bekasi dalam membantu sesama bukan merupakan hal baru. Semangat tersebut sebelumnya juga diwujudkan melalui berbagai aksi kemanusiaan di sejumlah daerah di Indonesia.

“Ini bukan pertama kalinya warga Bekasi bergotong royong. Dulu kita pernah bersama-sama membangun puskesmas di Poso, kemudian gedung pertemuan di Aceh. Semuanya lahir dari donasi dan kepedulian masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap tradisi gotong royong dan kepedulian sosial tersebut terus dijaga serta diwujudkan dalam aksi nyata, khususnya ketika masyarakat di daerah lain membutuhkan bantuan.

BACA JUGA  Koramil Leces Melakukan Pendampingan Panen Padi

“Yang dibutuhkan saudara kita yang sedang terkena musibah adalah tindakan. PNBK ini kita jalankan dan kita manfaatkan momentumnya untuk membantu saudara kita di NTT,” katanya.

Sebelum parade budaya dimulai, ribuan masyarakat yang hadir diajak menundukkan kepala untuk mendoakan saudara sebangsa yang tengah mengalami musibah.

Doa dipanjatkan secara bersama-sama oleh pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu sebagai simbol persaudaraan dan kebersamaan dalam keberagaman.

Salah seorang warga Kota Bekasi, Dedi (41), mengatakan dirinya turut berdonasi setelah mengetahui kegiatan PNBK juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

“Kita datang memang mau lihat acara, tapi kalau sekaligus bisa ikut membantu saudara yang kena musibah, ya kenapa tidak. Sedikit dari kita mudah-mudahan berarti buat mereka,” katanya.

BACA JUGA  Mau Demo ke Istana, Puluhan Pelajar Diamankan di Stasun Bekasi

Kegiatan PNBK Jilid III tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat solidaritas sosial serta kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang sedang menghadapi bencana.(PR/04)