Bersama Sejumlah Pihak Danramil Kraksaan Hadiri Apel Besar Peringatan Hari Pramuka Ke-65

Danramil Kraksaan saat Hadiri Apel Besar Peringatan Hari Pramuka Ke-65 (Foto Istimewa)

PROBOLINGGO – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Bersama dengan sejumlah pihak Komandan Koramil (Danramil) 0820-12/Kraksaan Kapten Inf Asto Kuswantoro Aji menghadiri apel besar Hari Pramuka ke-65 di Alun-alun Kota Kraksaan. Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Probolinggo tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda, Selasa (1/9).

Kapten Inf Asto Kuswantoro Aji menyampaikan bahwa hari Pramuka bukan sekadar peringatan berdirinya sebuah organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat gerakan pendidikan karakter bagi generasi muda Indonesia.”Tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital,” kata Kapten Inf Asto Kuswantoro Aji.

Kapten Inf Asto Kuswantoro Aji menambahkan, kemajuan teknologi memang membuka banyak peluang namun di sisi lain juga menghadirkan berbagai tantangan yang membutuhkan karakter kuat sebagai benteng utama. Generasi muda saat ini hidup di tengah perubahan yang sangat cepat.

BACA JUGA  Gus Qowim Hadiri Muscab PKB Kota Kediri, Tekankan Peran Partai untuk Kesejahteraan Rakyat

Informasi datang tanpa henti, teknologi berkembang luar biasa dan media sosial menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. “Karena itu, pengetahuan dan kecerdasan saja tidak cukup, mereka harus memiliki integritas, tanggung jawab dan ketangguhan,”ujarnya.

Perwira berpostur tinggi tegap ini juga mengungkapkan, gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui berbagai aktivitas pendidikan yang menanamkan nilai disiplin, kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, kepedulian sosial dan semangat pengabdian.

Cita-cita besar menuju Indonesia Emas sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang saat ini sedang dipersiapkan. Pembangunan infrastruktur dan kemajuan teknologi tidak akan berarti tanpa sumber daya manusia yang berkarakter kuat.

“Siapa yang akan membawa Indonesia menuju Indonesia Emas? Jawabannya adalah generasi muda hari ini karena itu membangun generasi muda sama dengan membangun masa depan bangsa,”ungkapnya.

BACA JUGA  Cuaca DKI Jakarta Jumat Hujan Disertai Petir

Sementara Wakil Bupati Probolinggo yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Probolinggo Fahmi Abdul Haq Zain mengingatkan agar kegiatan kepramukaan tidak dipandang sebagai aktivitas seremonial semata. Di balik setiap kegiatan Pramuka terdapat proses pendidikan karakter yang nyata dan berkelanjutan.

Ketika seorang Pramuka belajar mendirikan tenda, ia sedang belajar mandiri. Ketika bekerja dalam regu, ia sedang belajar kerja sama. Ketika diberi tugas, ia belajar tanggung jawab. “Dan ketika menolong sesama tanpa mengharapkan imbalan, ia sedang belajar pengabdian,” jelasnya.

Lebih lanjut Fahmi Abdul Haq Zain menekankan pentingnya keteladanan para pembina dalam proses pendidikan karakter. Nilai-nilai kepramukaan akan lebih mudah diterapkan apabila para pembina mampu menjadi contoh bagi peserta didik. Saya mengutip filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara.

BACA JUGA  Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Kupang-NTT, Pasien RS Berhamburan

Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa dan tut wuri handayani, Filosofi ini menjadi pengingat bahwa keteladanan merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, tangguh dan siap menyongsong Indonesia Emas,” terangnya.(ACZ)