Transformasi Digital Diperkuat, PTPN IV Raih Dua Sertifikasi ISO

Transformasi Digital Diperkuat, PTPN IV Raih Dua Sertifikasi ISO
Foto: Dok. PTPN IV PalmCo

SUDUTPANDANG.ID – PTPN IV PalmCo memperkuat transformasi digital melalui penerapan standar internasional dengan meraih dua sertifikasi ISO, yakni ISO/IEC 20000-1 untuk manajemen layanan teknologi informasi dan ISO/IEC 27001 untuk sistem manajemen keamanan informasi.

Perolehan sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya PTPN IV membangun layanan teknologi informasi (TI) yang andal, aman, terukur, serta selaras dengan kebutuhan bisnis perusahaan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, penguatan teknologi informasi merupakan bagian penting dalam transformasi perusahaan. Digitalisasi, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi dapat memperkuat proses bisnis dan menciptakan nilai bagi perusahaan.

“Transformasi digital harus dibangun di atas fondasi tata kelola yang kuat, layanan yang andal, serta keamanan informasi yang terjaga. Sistem digital yang terintegrasi akan memberikan manfaat nyata bagi operasional perusahaan,” ujar Jatmiko.

Menurut Jatmiko, penerapan standar internasional dan pengukuran tingkat kematangan TI menjadi instrumen untuk memastikan pengembangan digital perusahaan berjalan secara sistematis dan berkelanjutan.

BACA JUGA  PTPN IV PalmCo Meriahkan Pacu Jalur 'Aura Farming' Kuansing

“Yang terpenting adalah bagaimana standar tersebut menjadi sistem kerja yang diterapkan secara konsisten sehingga mampu mendukung pengambilan keputusan, meningkatkan efisiensi, menjaga keamanan informasi, dan memperkuat daya saing perusahaan,” katanya.

Tata Kelola TI Makin Matang

Direktur SDM dan Umum PTPN IV PalmCo Suhendri mengatakan, penguatan tata kelola TI dilakukan melalui penerapan standar yang memberikan kerangka kerja terukur dalam pengelolaan layanan dan keamanan informasi perusahaan.

“Sertifikasi tersebut memberikan fondasi penting bagi PTPN IV dalam memastikan layanan teknologi informasi dikelola secara profesional sekaligus memastikan informasi dan aset digital perusahaan mendapatkan perlindungan yang memadai,” ujar Suhendri.

Sertifikasi ISO/IEC 20000-1 yang diraih PTPN IV merupakan standar internasional untuk manajemen layanan teknologi informasi atau IT Service Management (ITSM).

Penerapan standar tersebut mencakup proses perancangan, penyediaan, pengoperasian, pemeliharaan, hingga peningkatan layanan TI agar semakin selaras dengan kebutuhan bisnis dan pengguna layanan di lingkungan perusahaan.

BACA JUGA  Aplikasi Grab Indonesia Alami Gangguan

Sementara itu, sertifikasi ISO/IEC 27001 merupakan standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi atau Information Security Management System_ (ISMS).

Standar tersebut memperkuat pendekatan perusahaan dalam mengelola risiko keamanan informasi, pengendalian akses, perlindungan aset dan data, serta penanganan insiden dengan mengedepankan prinsip kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi.

Selain melalui sertifikasi, penguatan tata kelola dan keamanan TI dilakukan dengan mengukur tingkat kematangan teknologi informasi.

Pada 2026, PTPN IV mencatat nilai 3,64 dalam assessment BSSN IKAS dan 3,60 dalam IT Maturity Assessment (ITMA).

Capaian tersebut menjadi indikator untuk melihat perkembangan kapabilitas keamanan siber dan tata kelola teknologi informasi perusahaan secara lebih terukur.

Pengukuran tingkat kematangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan pengembangan kapabilitas TI tidak berhenti pada pemenuhan standar, tetapi diterapkan secara konsisten dalam proses kerja.

Ke depan, PTPN IV akan terus memperkuat tata kelola TI melalui peningkatan kualitas layanan, pengelolaan risiko, keamanan informasi, serta konsistensi penerapan proses digital di seluruh lingkungan perusahaan.

BACA JUGA  Kemenpora Perkuat Keterbukaan Informasi Digital

Penguatan tersebut sekaligus membuka ruang bagi pengembangan sistem yang semakin terintegrasi guna mendukung kebutuhan operasional perusahaan di berbagai wilayah kerja.

PTPN IV juga mengarahkan pengembangan ekosistem digital untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat keandalan layanan, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, serta menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi perusahaan dalam membangun organisasi yang semakin adaptif, terintegrasi, dan mampu merespons perkembangan teknologi serta kebutuhan bisnis di era digital.(Red)