Api Hitam yang Mengaum
Suara meninggi, menenggelamkan pikiran dan logika
Bukan untuk mendengar, namun untuk didengar
Dinding egonya menjulang ke atas
Memantulkan suara sendiri, bukan kebenaran
Ia menduduki singgasana tertinggi
Bukan untuk mengulurkan tangannya
Tetapi untuk memperbudak yang lebih rendah
Mengintimidasi bawahannya
Lakunya bagaikan kembang plastik
Bukan untuk mengharumkan kawan
Sesungguhnya untuk merampas putik bunga
Sebab ia merupakan penyamar yang ulung
Ia berkedok sebagai sebuah bejana
Segala tetesan rahasia mengalir padanya
Katanya, ia mendambakan menampung tetesan rahasia
bagaikan merangkul tirta
Nyatanya, ia mencurahkan semuanya
Karya Lionel Jaden
Calvin School Jakarta.






