Awal 2026, PSM Lepas KRI Tanjung Kambani dari dok Ancol

KRI Tanjung Kambani
Awal 2026, PSM Lepas KRI Tanjung Kambani dari dok Ancol (Foto: Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – PT Pelindo Solusi Maritim (PSM) melaksanakan proses undocking KRI Tanjung Kambani di Galangan Jakarta I yang berlokasi di Ancol. Kapal TNI AL tersebut menjadi unit pertama yang dikeluarkan dari dok galangan PSM pada tahun 2026 setelah menyelesaikan rangkaian perbaikan dan perawatan.

Undocking merupakan tahapan pengembalian kapal ke perairan usai seluruh pekerjaan perawatan di galangan rampung. KRI Tanjung Kambani merupakan kapal jenis BAP atau angkut personel dan kendaraan dengan panjang keseluruhan (Length Over All/LOA) 114,5 meter, lebar (breadth) 19,80 meter, serta bobot mati (deadweight tonnage) mencapai 6.165 ton. Proses pengerjaan kapal ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan di galangan PSM Ancol.

BACA JUGA  Kasrem 081/DSJ Tinjau Pra TMMD di Tulungagung

“Beberapa perbaikan yang dilakukan pada kapal ini bersifat perbaikan umum seperti penyekrapan area bottom, blasting dan painting, Ultrasonic Testing (Pengujian Ultrasonik), perbaikan propeller (CPP), perbaikan bow thruster dan perawatan rantai jangkar,” ujar Nurhadi.

Undocking hari ini menjadi pembuka tahun 2026 untuk kegiatan perbaikan kapal di galangan milik kami. Untuk bulan Januari ini, ada 3 kapal yang docking dan Februari nanti, akan ada 2 kapal yang docking. Target selama tahun 2026 ini, PSM dapat menyelesaikan minimal 40 unit kapal dengan total 33.817 GT yang akan dikerjakan di galangan milik maupun galangan mitra,” tambahnya.

Direktur Komersial dan Operasi PSM. Sejalan dengan visi “Menjadi Penyedia Jasa Marine Engineering yang Profesional dan Berkelas Dunia”, PSM terus mengarahkan strategi bisnisnya pada tiga fokus utama.

  • Pertama, peningkatan serta ekspansi bisnis inti guna mendukung integrasi ekosistem maritim.
  • Kedua, diversifikasi layanan pada klaster shipyard dan dredging solutions untuk memperkuat portofolio usaha.
  • Ketiga, optimalisasi operasional shipyard dan dredging dalam rangka mendukung peran sebagai pemain ekosistem maritim berkelas dunia.
BACA JUGA  Hilang di Laut Korea, 4 WNI Korban Belum Ditemukan

Melalui langkah-langkah tersebut, PSM berkomitmen untuk terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung sektor kemaritiman nasional, sekaligus meningkatkan kualitas layanan perbaikan dan perawatan kapal di Indonesia.(PR/04)