Babinsa Koramil 0819/26 Tosari Kawal Normalisasi Jalan Wonokitri-Wonomerto dengan Alat Berat

Avatar photo
Babinsa Koramil 0819/26 Tosari Kawal Normalisasi Jalan Wonokitri-Wonomerto dengan Alat Berat
Babinsa Koramil 0819/26 Tosari, Koptu Yoyok, mengawal langsung pengerjaan normalisasi jalan yang menghubungkan Desa Wonokitri dengan Dusun Wonomerto, Rabu (14/1/2026).)Foto: Dok.Pendim Pasuruan)

PASURUAN-JATIM, SUDUTPANDANG.ID – Upaya percepatan pemulihan akses transportasi warga terus dilakukan di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Babinsa Koramil 0819/26 Tosari, Koptu Yoyok, mengawal langsung pengerjaan normalisasi jalan yang menghubungkan Desa Wonokitri dengan Dusun Wonomerto, Rabu (14/1/2026).

Pengerjaan kali ini dilakukan secara masif dengan mengerahkan alat berat jenis backhoe loader untuk membersihkan badan jalan yang tertutup material longsor. Penggunaan alat berat dinilai efektif untuk menangani volume tanah, batu, dan sisa vegetasi yang cukup besar sehingga proses pemulihan akses dapat dipercepat.

Babinsa Koramil 0819/26 Tosari, Koptu Yoyok memastikan operasional alat berat berjalan aman dan tidak membahayakan warga sekitar.

Ia juga berkoordinasi dengan operator alat berat serta pemerintah desa agar pekerjaan berlangsung sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.

BACA JUGA  Pastikan Kondisi Warga Terdampak Banjir, Pj Bupati Pasuruan Kunjungi Desa Kedungringin

“Penggunaan alat berat sangat krusial untuk mempercepat pemulihan akses jalan. Jalur ini merupakan urat nadi perekonomian warga dan akses utama anak-anak menuju sekolah. Tugas kami memastikan pengerjaan berjalan lancar, aman, dan hasilnya maksimal bagi masyarakat,” ujar Yoyok.

Dengan pengawalan Babinsa Babinsa Koramil 0819/26 Tosari dan dukungan alat berat, proses normalisasi jalan diperkirakan selesai lebih cepat dari jadwal. Setelah pengerjaan rampung, diharapkan arus lalu lintas serta distribusi hasil pertanian dari dan menuju Dusun Wonomerto dapat kembali normal.

Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi wujud gotong royong dalam mempercepat pemulihan infrastruktur demi menunjang aktivitas dan kesejahteraan warga.(ACZ/01)