Bupati Asahan Dukung Pengembangan Energi Terbarukan di Sumut

Pengembangan energi
Bupati Asahan Dukung Pengembangan Energi Terbarukan di Sumut (Foto: Humas Pemkab Asahan)

ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan transisi energi nasional dengan berpartisipasi aktif dalam Focus Group Discussion (FGD) “Sinergi Pengembangan Energi Terbarukan di Provinsi Sumatera Utara untuk Mendukung Transisi Energi Nasional”, yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa.

FGD ini menghadirkan Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) beserta jajaran, kepala daerah se-Sumatera Utara, serta pemangku kepentingan di sektor energi. Forum tersebut menjadi momentum strategis dalam merumuskan langkah kolaboratif guna mempercepat pengembangan energi bersih, khususnya di wilayah Sumbagut.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., yang hadir langsung, menyampaikan dukungan penuh terhadap program penguatan energi terbarukan.

“Pemerintah Kabupaten Asahan mendukung penuh program ini karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.

BACA JUGA  Peringkat Pertama Pemulihan Aset Tahun 2024 se-Indonesia, Kejari Jakarta Utara Terima Penghargaan

Ia mencontohkan hadirnya PLTA Asahan 3 di Kecamatan Aek Songsongan yang baru diresmikan Presiden RI beberapa bulan lalu. Proyek tersebut telah memperluas jangkauan listrik hingga ke wilayah pelosok, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan beroperasinya PLTA Asahan 3, kebutuhan energi masyarakat semakin terpenuhi dan pelayanan kelistrikan jauh lebih merata,” tambahnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Sumut, Fitra Kurnia, S.E., M.Si., menyampaikan pidato mewakili Gubernur Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa daerah ini merupakan salah satu pusat energi air terbesar di Indonesia.

“Dalam RUPTL 2024–2033, ditargetkan penambahan kapasitas pembangkit PLTA/PLTM sebesar 586 MW di Sumatera Utara,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi berharap Kementerian ESDM terus memberikan dukungan penuh agar potensi energi air di Sumatera Utara dapat menjadi pengganti sebagian kebutuhan gas bumi serta menjadi pilar diversifikasi energi.

BACA JUGA  Menperin Optimis Indonesia Menuju Negara Industri Maju

Direktur Jenderal EBTKE, Eniya Listiani Dewi, menegaskan peran strategis Sumatera Utara dalam mendukung ketahanan energi nasional.

“Sumatera Utara berkontribusi besar pada pembangkitan listrik nasional. Potensi ini harus terus ditingkatkan agar seluruh wilayah di Sumut teraliri listrik secara merata,” jelasnya.

Ia juga menyebut Sumut sebagai “lumbung EBT terbesar”, yang berpotensi menjadi pusat percepatan swasembada energi nasional.

“Kami berharap pemerintah daerah terus bersinergi agar program energi terbarukan berjalan optimal. Target kita, paling lambat tahun 2030 seluruh rakyat Indonesia menikmati listrik, karena listrik adalah fondasi peningkatan ekonomi dan pendidikan,” tegasnya.

Melalui FGD ini, pemerintah pusat dan daerah sepakat untuk memperkuat sinergi dalam:

  • mempercepat pengembangan PLTA/PLTM di Sumut.
  • meningkatkan investasi pada energi bersih.
  • memperluas akses listrik ke desa terpencil.
  • mendukung target swasembada energi nasional 2030.
BACA JUGA  Pemkab Asahan Gelar Rakornis Peningkatan Iman dan Taqwa

Partisipasi aktif Pemkab Asahan sekaligus menjadi bukti komitmen daerah dalam mendukung visi nasional pemerataan energi berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(MA/04)