Bupati Asahan Lepas Ratusan Calon Jamaah Haji 2026 dalam Prosesi Upah-upah yang Khidmat

Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar tradisi upah-upah bagi ratusan Calon Jamaah Haji (Foto Istimewa)

ASAHAN-SUDUTPANDANG.ID,-Suasana penuh haru dan syukur menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan pada Selasa siang (21/04/2026). Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar tradisi upah-upah bagi ratusan Calon Jamaah Haji (Calhaj) tahun keberangkatan 1447 H / 2026 M.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 14.35 WIB ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan mental serta spiritual para tamu Allah sebelum bertolak menuju tanah suci Makkah.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., didampingi Wakil Bupati Rianto, SH., M.AP, beserta unsur Forkopimda dan para tokoh agama. Selain menjadi ajang silaturahmi, prosesi ini juga diisi dengan penyerahan cinderamata berupa sarung dan syal secara simbolis kepada perwakilan jamaah sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril dari pemerintah daerah agar para jamaah merasa nyaman selama menjalankan ibadah.

Dalam laporannya, Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Asahan, H. Jamaluddin, S.Ag., M.M., memaparkan bahwa tahun ini terdapat 247 jamaah asal Asahan yang akan diberangkatkan. Komposisi jamaah terdiri dari 108 laki-laki dan 139 perempuan yang tersebar dalam beberapa kelompok terbang (kloter), dengan mayoritas berada di Kloter 7 sebanyak 241 orang. Selebihnya terbagi dalam kloter 5, 9, 11, 12, dan 16 sesuai jadwal embarkasi Medan.

BACA JUGA  Penderita Epilepsi Jadi Korban Penganiayaan

Salah satu hal yang menarik perhatian pada keberangkatan tahun ini adalah keberagaman usia jamaah yang cukup kontras. Tercatat, Bapak Paino yang berasal dari Sidodadi menjadi jamaah tertua dengan usia mencapai 86 tahun. Sementara itu, predikat jamaah termuda disandang oleh Dary Nur Luthfiah, gadis berusia 19 tahun asal Kisaran Baru.

Hal ini menunjukkan bahwa semangat untuk menunaikan rukun Islam kelima ini mencakup lintas generasi.

Dalam arahan strategisnya, Bupati Taufik Zainal Abidin mengingatkan para jamaah bahwa ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang sangat kompleks dan menuntut ketahanan fisik serta kesabaran yang tinggi.

Mengingat antrean haji yang bisa memakan waktu belasan tahun, Bupati menegaskan bahwa kesempatan ini merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT yang tidak boleh disia-siakan dan harus dijalani dengan penuh dedikasi.

BACA JUGA  Bupati Asahan Saksikan Pemusnahan Surat Suara Rusak

Bupati juga menitipkan pesan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga kesehatan, kedisiplinan, serta mengikuti instruksi tim medis dan ketua rombongan (Karom). Ia berharap para calon haji dapat menjaga niat tulus semata-mata karena Allah SWT tanpa banyak mengeluh terhadap kendala teknis di lapangan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh jamaah dapat meraih predikat haji yang mabrur dan mabrurah.

Rangkaian acara ditutup dengan prosesi upah-upah yang dipandu oleh pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Asahan dan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Asahan. Kegiatan berakhir dengan tertib pada pukul 15.30 WIB, meninggalkan kesan mendalam bagi para jamaah yang siap memulai perjalanan panjang menuju tanah suci dalam beberapa waktu ke depan.(ma)