Bupati Pasuruan Tutup Turnamen Bola Voli Bupati Cup II 2025

Tutup Turnamen Bola Voli Bupati Cup II 2025
Bupati Pasuruan Memberikan Hadia saat Tutup Turnamen Bola Voli Bupati Cup II 2025 (Foto Istimewa)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Turnamen bola voli antar pelajar SMP Negeri / Swasta se-Kabupaten Pasuruan yang digelar di GOR Sasana Krida Anoraga komplek perkantoran Raci Bangil, telah selesai.

Atas turnamen bola voli tersebut, keluar dua tim jawara yang berasal dari SMPN 1 Pandaan dan SMPN 2 Pandaan pada pertandingan Final.

Dari pertandingan sebelumnya, untuk SMPN 1 Pandaan adalah tim bola voli putra yang berhasil mengalahkan SMPN 2 Lumbang dengan skor 3-0, dengan perolehan angka yakni 25 -17, 25-18 dan 25 -16.

Namun pada partai final putri agak sedikit alot. Sebab permainan yang digelar sampai 5 set ini. Tim SMPN 2 Pandaan sukses telah mengalahkan tim dari SMPN 1 Pandaan dengan skor 3-2, dan perolehan angka yakni 25-20, 18 -25, 20-25, 25-22 dan 15-11.

Atas kemenangan tersebut, mereka berhak menerima trophy plus uang pembinaan dan berhak membawa Piala Bupati Pasuruan ke sekolah mereka.

Maka dari itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyerahkan trofi kepada para pemenang Lomba Bola Voli Antar Pelajar SMP Negeri/Swasta Bupati Cup II Tahun 2025. Penghargaan diserahkan di GOR Sasana Krida Anoraga, Komplek Perkantoran Raci pada hari Kamis (1/5/2025).

Hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tri Agus Budiharto serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Mujiono, piala diserahkan kepada SMPN 2 Pandaan yang berhasil keluar sebagai juara pertama. Kemudian disusul SMPN 1 Pandaan sebagai juara kedua.

BACA JUGA  Sejak 2015 Sampai 2021 Pemerintah Kucurkan Dana Desa Rp400,1 T

Sementara, SMPN 2 Grati dan SMPN 2 Nguling sebagai juara ketiga dan keempat. Selain itu, Kepala Daerah memberikan uang pembinaan kepada pemain terbaik putri dari SMPN 2 Pandaan yakni Ega Risky.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Tri Agus Budiharto menjelaskan digelarnya turnamen bola voli antar pelajar SMP tak lain agar ada bibit-bibit calon atlet yang bisa terus dikembangkan. Terlebih ketika punya keahlian mumpuni plus postur tubuh yang tinggi, sangat memungkinkan untuk menjadi pemain voli profesional di tanah air.

“Karena selain skill, postur tubuh juga sangat mempengaruhi performa pemain voli. Maka dari itu kami gelar turnamen ini, karena banyak potensi yang bagus dari para pelajar meski masih SMP,” jelasnya.
4
Seperti diketahui, turnamen bola voli ini digelar selama 4 hari berturut-turut sejak 28 april hingga 1 mei 2025. Total ada 24 lembaga SMP negeri yang berpartisipasi memperebutkan Piala Bupati Pasuruan.

Tri Agus mengatakan, turnamen bola voli intens dilaksanakan setiap tahunnya dengan hadiah sebesar Rp 2,5 juta untuk juara I plus hadiah tambahan Rp 500 ribu bagi pemain terbaik.

“Insya Allah setiap tahun akan dilaksanakan. Karena tahun ini sudah tahun kesepuluh rutin kami gelar,” imbuhnya.

BACA JUGA  Bagikan 500 Karpet Masjid di Kabupaten Sambas, Fogoromas Jakarta Kembali Raih Rekor MURI 

Mas Rusdi, demikian biasanya Bupati Pasuruan disapa mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil menjuarai kompetisi. Sembari menyampaikan bahwa sportivitas harus terus dijunjung dalam semua pertandingan bola voli. Tidak lupa ia memberikan semangat kepada tim bola voli putra yang saat penyerahan hadiah berlangsung masih mengikuti pertandingan perebutan juara.

“Selamat bagi yang sudah juara. Bagi yang akan bertanding, saya ucapkan selamat bertanding dan tetap junjung sportivitas di semua pertandingan,” pesannya.

Mas Rusdi melihat kekuatan para pemain secara merata. Bahkan dari sekolah yang berada di wilayah pedesaan seperti Lumbang dan Nguling justru sukses bisa menembus babak final dan Semifinal meski tak jadi juara.

“Saya sangat excited karena melihat SMPN 2 Nguling yang bisa tembus semifinal ataupun SMPN 2 Lumbang yang menjadi juara kedua. Ini jadi bukti bahwa kekuatan pemain merata di semua wilayah,” tegasnya.

Ke depan, Mas Rusdi meminta agar seluruh lembaga terus mencari bibit-bibit potensial yang mempunyai potensi besar sebagai kebanggaan daerah.

“Bukan hanya selam, renang, pencak silat dan beberapa cabor lain. Tapi menyeluruh supaya rata dan kemajuan olahraga di Kabupaten Pasuruan semakin pesat,” harap Mas Rusdi.

Mas Rusdi juga menyampaikan permohonan maaf lantaran hadiah yang diberikan tahun ini masih terbatas. “Mudah-mudahan turnamen tahun depan akan digelar lebih meriah, dengan hadiah yang lebih besar sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat dan prestasi para pelajar,” terangnya.

BACA JUGA  Polres Pasuruan dan PMII Salurkan 6.000 Liter Air Bersih ke Desa Karangjati Lumbang

Acara tersebut kedepannya menurut Mas Rusdi akan diselenggarakan dengan lebih besar lagi serta lebih meriah lagi. Jika saat ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai penyelenggara, kedepan akan dimasukkan agenda ke Dinas Pemuda dan Olahraga.

“Tahun 2026 nanti kita adakan dengan hadiah yang lebih besar. Kita akan bikin kegiatan yang lebih besar, serta uang pembinaan juga akan kita tambah. Kedepan lomba voli antar pelajar SMP ini akan kita ikutkan ke Dinas Pemuda dan Olahraga,” katanya. (ACZ)