Guru SMPN 4 Pasuruan dan Kepala Sekolah UPT SDN Kepel Melaksanakan Pengimbasan Melalui Pelatihan Pembelajaran Inovatif Berbasis AI dengan Gemini

Pengimbasan Melalui Pelatihan Pembelajaran
Guru SMPN 4 Pasuruan dan Kepala Sekolah UPT SDN Kepel saat melaksanakan Pengimbasan Melalui Pelatihan Pembelajaran Inovatif Berbasis AI dengan Gemini secara online (Foto Istimewa)

PASURUAN — JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital, kegiatan bertajuk “Mempersiapkan Pembelajaran Inovatif Berbasis AI dengan Gemini” diselenggarakan pada 21 Oktober 2025 di Pasuruan. Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi bersama Google for Education dan REFO Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi pendidikan berbasis teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Djajeng Rarasati, Kepala Sekolah UPT SDN Kepel dan Nurul Mawaridah, Guru UPT SMPN 4 Pasuruan. Kedua narasumber tersebut merupakan instruktur dari PSLCC PGRI Kota Pasuruan yang dalam hal ini sekligus mengemban tugas untuk berbagi praktik baik pengimbasan pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran.

Djajeng Rarasati menyampaikan bahwa Pelatihan ini bertujuan membekali para pendidik dengan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan Gemini sebagai asisten AI untuk merancang pembelajaran yang lebih kreatif, adaptif, dan berpusat pada murid. Melalui sesi diskusi dan praktik langsung, peserta diajak mengeksplorasi berbagai fitur AI untuk membantu penyusunan modul ajar, pembuatan asesmen, media pembelajaran, hingga penguatan literasi digital.

BACA JUGA  Kisah FYI, Rumah Baru Kain Indonesia di Ranah Couture Modern

Nurul Mawaridah menyampaikan bahwa pemanfaatan AI bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan sebagai alat bantu yang dapat memperkaya strategi pembelajaran. “Dengan AI, guru dapat lebih efisien dalam menyiapkan perangkat ajar dan memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada pendampingan serta penguatan karakter murid,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya penggunaan AI secara bijak, etis, dan bertanggung jawab. Guru didorong untuk tetap mengedepankan nilai-nilai pedagogis serta memastikan bahwa teknologi digunakan sebagai sarana pendukung untuk meningkatkan kualitas interaksi belajar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendidik semakin siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 serta mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan potensi murid secara optimal.(ACZ)