Harga Emas Berpeluang Menguat Menjelang Pergantian Tahun, Investor Diminta Cermat

Avatar photo
Harga Emas Batangan Antam Turun Segini. Pegadaian
Emas Batangan (Foto:Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Harga emas logam mulia diperkirakan masih memiliki ruang penguatan menjelang pergantian Tahun Baru 2026. Kondisi global yang sarat ketidakpastian dinilai mendorong minat investor untuk kembali melirik emas sebagai instrumen lindung nilai.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai, dalam beberapa hari perdagangan terakhir tahun 2025, pergerakan harga emas cenderung menguat.

Ia memperkirakan harga emas menjelang pergantian tahun berada di kisaran Rp2,6 juta per gram dan berpeluang mendekati Rp2,7 juta per gram sebelum penutupan tahun.

“Kemungkinan besar sampai akhir tahun harga logam mulia akan menyentuh level Rp 2,7 juta atau mendekati Rp 2,7 juta,” ujar Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (28/12/2025).

BACA JUGA  Tim Woodball Indonesia Optimis Bawa Emas di SEA Games 2025

Ia menjelaskan, salah satu faktor utama yang menopang harga emas adalah meningkatnya tensi geopolitik global. Sejumlah potensi konflik yang melibatkan negara-negara produsen minyak, seperti Nigeria dan Venezuela, dinilai dapat memicu kekhawatiran pasar.

Kondisi tersebut berpotensi mendorong investor mengalihkan aset ke instrumen yang dinilai lebih aman, termasuk emas.

Selain faktor geopolitik, pelemahan indeks dolar Amerika Serikat turut menjadi sentimen positif bagi pergerakan harga emas.

Data perekonomian Amerika Serikat yang menunjukkan perlambatan, khususnya laju inflasi yang menurun, membuka peluang perubahan kebijakan moneter oleh bank sentral setempat.

“Kondisi ekonomi Amerika Serikat yang melemah meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan penurunan suku bunga. Situasi ini dapat menekan nilai dolar dan mendorong penguatan harga emas,” jelas Ibrahim.

BACA JUGA  Jelang Imlek, Rempah-rempah Indonesia Semakin Diminati Pasar Tiongkok

Ia menambahkan, kombinasi antara ketidakpastian global dan tekanan terhadap dolar AS menjadi faktor utama yang memengaruhi fluktuasi harga emas dunia.

Dengan kondisi tersebut, Ibrahim menilai harga emas masih berpotensi bertahan di jalur penguatan hingga akhir tahun 2025.

Kendati demikian, Ibrahim mengingatkan investor untuk tetap mencermati dinamika pasar global dan kebijakan ekonomi internasional, mengingat pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh sentimen global yang dapat berubah secara cepat.(01)