HBI ke-76, Imigrasi Bali Tegaskan Komitmen Layanan Profesional dan Transparan

Avatar photo
HBI ke-76, Imigrasi Bali Tegaskan Komitmen Layanan Profesional dan Transparan
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjenim) Imigrasi Bal menggelar Tasyakuran HBI ke-76, Senin (26/1/2026).(Foto:Dok.Ditjenim Bali)

DENPASAR, SUDUTPANDANG.ID – Peringatan Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76 Tahun 2026 menjadi momentum bagi jajaran Imigrasi di Bali untuk menegaskan komitmen dalam memberikan layanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas. Komitmen tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong transformasi layanan keimigrasian.

Tasyakuran HBI ke-76 dipusatkan di Jakarta pada Senin (26/1/2026) dan dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, serta diikuti secara virtual oleh seluruh satuan kerja imigrasi di Indonesia, termasuk Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjenim) Imigrasi Bali.

Mengusung tema “Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju”, peringatan tahun ini tidak hanya menjadi refleksi perjalanan panjang institusi imigrasi, tetapi juga penegasan peran strategis imigrasi sebagai penjaga kedaulatan negara sekaligus penggerak ekonomi nasional.

BACA JUGA  Dalam Rangka Menjaga Dan Meningkatkan Kesiapan Fisik Prajurit, Kodim 0820/Probolinggo Menggelar Tes Kesamaptaan Jasmani

Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan bahwa imigrasi memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung stabilitas nasional dan pertumbuhan ekonomi. Sepanjang 2025, kinerja imigrasi mencatat capaian signifikan, antara lain realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp10,45 triliun atau 159,59 persen dari target. Selain itu, kebijakan Golden Visa disebut berhasil menarik investasi hingga Rp48,29 triliun.

Rangkaian kegiatan tasyakuran juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Intelijen Negara dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, pencanangan pembangunan Zona Integritas, serta peresmian 18 kantor imigrasi baru untuk memperluas akses layanan masyarakat. Dari sisi sosial, imigrasi menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1,96 miliar yang dihimpun dari donasi pegawai.

Di Bali, kegiatan tasyakuran berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, serta seluruh unit pelaksana teknis imigrasi di wilayah Bali.

BACA JUGA  Satuan Samapta Polres Tabanan Gelar Patroli Skala Besar

Plh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Moch Andri Budiman, menyatakan bahwa peringatan HBI ke-76 menjadi pengingat bagi seluruh jajaran imigrasi di Bali untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Sesuai arahan Menteri, kami berkomitmen memastikan pelayanan keimigrasian di Bali berjalan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Penguatan koordinasi lintas instansi akan terus dilakukan agar kebijakan keimigrasian benar-benar mendukung keamanan dan perekonomian daerah,” kata Andri.

Ia menambahkan, soliditas antara insan Imigrasi dan Pemasyarakatan di Bali akan terus diperkuat sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan, khususnya dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat dan daerah.

Rangkaian peringatan HBI ke-76 ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas 76 tahun pengabdian Imigrasi Indonesia sejak penyerahan kedaulatan keimigrasian secara penuh pada 26 Januari 1950.(One/01)