Iran Luncurkan Rudal, Balas Serangan AS dan Israel

Avatar photo
Iran Luncurkan Rudal, Balas Serangan AS dan Israel
Ilustrasi serangan rudal Iran (Foto: Dok. iStock)

SUDUTPANDANG.ID – Iran mengklaim telah meluncurkan sejumlah rudal ke target militer Amerika Serikat (AS) dan Israel sebagai balasan atas serangan gabungan kedua negara tersebut di wilayahnya.

Melalui pernyataan resmi yang dikutip media pemerintah Press TV, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyebut telah menembakkan empat rudal Ghadr ke arah kapal induk USS Abraham Lincoln yang beroperasi di kawasan Timur Tengah.

Dilansir dari eDaily, Jumat (3/4/2026), IRGC juga mengklaim meluncurkan rudal balistik ke lokasi pertemuan teknisi penerbangan dan pilot tempur AS di dekat pangkalan militer di Uni Emirat Arab (UEA).

Serangan itu disebut sebagai bagian dari operasi balasan yang dilancarkan Iran dalam eskalasi konflik yang terus meningkat.

BACA JUGA  Menparekraf: UMKM Bisa Menjadi Pelita di Tengah Isu Resesi

Selain itu, sistem pertahanan udara Iran dilaporkan menembak jatuh sebuah jet tempur yang disebut sebagai “target utama musuh” di perairan antara Pulau Qeshm dan Hengam di Teluk Persia.

Namun, sejumlah klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Dalam beberapa insiden sebelumnya, pihak militer AS membantah klaim serangan Iran terhadap kapal induk mereka dan menyatakan tidak ada rudal yang mengenai target.

Serangan terbaru ini disebut sebagai respons Iran atas operasi militer gabungan AS dan Israel yang dimulai pada 28 Februari lalu.

Serangan awal tersebut dilaporkan menargetkan sejumlah fasilitas strategis Iran.

Dalam rangkaian serangan itu, Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas bersama sejumlah pejabat militer.

BACA JUGA  Taliban Resmi Dicoret Kazakhstan Dari Daftar Organisasi Teroris

Iran juga menyebut lebih dari 1.200 orang meninggal akibat serangan tersebut.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat sejak insiden tersebut.

Amerika Serikat bahkan menambah kekuatan militernya di kawasan dengan mengerahkan kapal induk tambahan untuk mengantisipasi eskalasi konflik yang lebih luas.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi terbaru dari pihak AS maupun Israel terkait klaim serangan rudal Iran tersebut. Situasi di kawasan pun masih dinamis dan berpotensi berkembang.(red/berbagai sumber)