Jakarta Diguyur Hujan Lebat, Sebagian Wilayah Tergenang

Avatar photo
Jakarta Diguyur Hujan Lebat, Sebagian Wilayah Tergenang
Banjir di Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat.(Fir/sudutpandang.id)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Jakarta diguyur hujan lebat pada Sabtu (4/4/2026) malam, yang mengakibatkan sejumlah wilayah tergenang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, masih terdapat genangan di satu RT dan satu ruas jalan.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan, tingginya curah hujan turut berdampak pada kenaikan tinggi muka air di sejumlah titik pemantauan, termasuk di Pos Pantau Angke Hulu yang berstatus Siaga 2.

Genangan di kawasan permukiman tercatat terjadi di Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat, dengan ketinggian air mencapai sekitar 25 sentimeter.

Kondisi ini dipicu oleh luapan Kali Angke yang tidak mampu menampung debit air akibat hujan deras.

BACA JUGA  MHT Awards 2021 Akan Tetap Digelar Sesuai Jadwal

Selain itu, genangan juga terjadi di ruas Jalan Ciledug Raya, kawasan Kebayoran Park, Kelurahan Ulujami, Jakarta Selatan.

Ketinggian air di lokasi tersebut mencapai sekitar 40 sentimeter dan sempat mengganggu aktivitas lalu lintas.

BPBD mencatat, genangan di sejumlah wilayah lain sebelumnya telah berangsur surut, di antaranya di Kelurahan Pela Mampang dan Kelurahan Bangka yang sempat terdampak banjir.

Untuk mempercepat penanganan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel ke lapangan serta berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Upaya penyedotan air terus dilakukan guna mengurangi genangan.

Petugas juga memastikan saluran air berfungsi dengan baik dengan melibatkan aparatur wilayah setempat. Di sisi lain, kebutuhan dasar warga terdampak turut disiapkan sebagai langkah antisipasi.

BACA JUGA  Uji Klinis Vaksin Nusantara Masuk Jurnal Medis Internasional Lagi

BPBD menargetkan genangan dapat segera surut dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.

Dalam kondisi darurat, warga diminta menghubungi layanan 112 yang tersedia selama 24 jam tanpa biaya.(Paulina/01)