Kodim 0820/Probolinggo Sukseskan SAE Run Highway 2026 di Tol Prosiwangi

Kapten Arm Imam Wahyudi mengikuti gelaran SAE Run Highway
Kapten Arm Imam Wahyudi ikuti gelaran SAE Run Highway 2026 di Simpang Susun Tol Kraksaan Prosiwangi (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono melalui Kapten Arm Imam Wahyudi mengikuti gelaran SAE Run Highway 2026 di Simpang Susun Tol Kraksaan Prosiwangi Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (9/2).

Kapten Arm Imam Wahyudi menyampaikan, kegiatan Probolinggo SAE Run Highway 2026 tersebut diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat.

“Melalui olahraga dapat mempererat kebersamaan dan partisipasi publik serta mempromosikan potensi daerah Kabupaten Probolinggo di tingkat regional maupun nasional,” kata Kapten Arm Imam Wahyudi.

Danramil 0820-08/Sukapura ini menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dan UMKM.

BACA JUGA  Batituud Koramil 0819/19 Prigen Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2025, Wujud Sinergi TNI dan Ulama dalam Menjaga Nilai Kebangsaan

Meningkatkan citra positif daerah serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, komunitas olahraga dan masyarakat.

SAE Run Highway tahun 2026 diselenggarakan dengan 3 kategori yang terdiri atas kategori 10K, 5K dan 2,5K dengan lintasan di ruas tol Prosiwangi,” ujarnya.

Sementara Bupati Probolinggo Muhammad Haris mengungkap bahwa event ini sebagai terobosan baru yang menggabungkan olahraga, pariwisata dan pemanfaatan infrastruktur strategis secara kreatif.

“Hari ini kita mencatat sejarah untuk pertama kalinya event maraton resmi digelar di jalan tol bebas hambatan, Ini adalah bagian dari upaya kami menghadirkan ikon sport tourism baru di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Menurut Bupati Haris, konsep lari di jalan tol memberikan ruang yang aman, nyaman dan steril dari lalu lintas umum, sehingga para pelari bisa menyalurkan passion mereka secara maksimal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

BACA JUGA  Koramil Sumberasih Karya Bakti Bersih-bersih Saluran Air

“Selama ini event lari sering berbenturan dengan pengguna jalan, di sini tidak di tol ini peserta bebas lari sekencang-kencangnya,” tuturnya.(ACZ)