PROBOLINGGO, SUDUTPANDANG.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Kabupaten Probolinggo di kancah internasional. Atlet woodball asal Kabupaten Probolinggo, Laily Maulidiana Aprilya sukses mengharumkan nama Indonesia setelah meraih medali perunggu pada ajang 10th World Cup Woodball Championship 2026 yang berlangsung di Perlis, Malaysia, pada 24–30 Juli 2026.
Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo menjemput langsung kepulangan Laily di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Kamis (30/7/2026). Penjemputan dipimpin oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo, Zainul Hasan.
Laily yang berasal dari Dusun Sekar, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton berhasil mempersembahkan medali perunggu pada nomor Team Stroke Putri, sekaligus mengukuhkan namanya sebagai salah satu atlet woodball Indonesia yang mampu bersaing di level dunia.
Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo, Zainul Hasan mengaku bangga dan terharu atas perjuangan Laily yang mampu mengangkat nama Indonesia sekaligus Kabupaten Probolinggo di ajang olahraga internasional.
“Secara pribadi saya merasa sangat bangga, bahkan sampai menitikkan air mata. Anak ini telah berjuang di event dunia dan berhasil menyumbangkan medali untuk Indonesia. Mudah-mudahan ke depan ia menjadi anak yang sukses dan semakin berprestasi,” ujarnya.
Menurut Zainul, keberhasilan Laily menjadi bukti bahwa atlet-atlet Kabupaten Probolinggo memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat dunia apabila mendapatkan pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan.
Ia juga mengungkapkan bahwa Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, memberikan perhatian khusus kepada Laily sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diraih.
“Gus Bupati berpesan agar KONI benar-benar memperhatikan Laily karena telah mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo. Beliau juga meminta atlet ini dijemput saat tiba di Bandara Juanda, dibantu memperoleh beasiswa kuliah, bahkan jika diperlukan Pemerintah Kabupaten siap berkoordinasi dengan pihak universitas tempat ia menempuh pendidikan,” jelasnya.
Zainul berharap dukungan pemerintah daerah tidak berhenti pada pemberian apresiasi semata, tetapi juga menjadi motivasi bagi Laily untuk terus meningkatkan prestasi dan membawa nama Indonesia berjaya di berbagai kejuaraan internasional.
“Kami ingin atlet-atlet Kabupaten Probolinggo merasakan bahwa pemerintah daerah hadir memberikan dukungan. Harapannya, Laily terus berkembang dan mampu kembali mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan internasional,” pungkasnya.(ACZ/04)










