Menpora Ajak Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Menpora Erick Thohir mengajak seluruh gubernur, bupati, dan wali kota menggelar nobar Piala Dunia 2026 secara gratis untuk masyarakat. (Foto: AGF/SP)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, mengimbau seluruh kepala daerah di Indonesia untuk menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 secara gratis dan serentak di wilayah masing-masing.

Ajakan tersebut ditujukan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota sebagai upaya menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

Menurut Erick, Piala Dunia merupakan ajang olahraga terbesar di dunia yang selalu menarik perhatian masyarakat lintas usia dan latar belakang.

Momentum tersebut dinilai dapat dimanfaatkan pemerintah daerah untuk memperkuat kebersamaan warga sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

“Saya mengajak seluruh gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia untuk mengadakan dan menyemarakkan kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 di daerah masing-masing. Momentum ini harus kita manfaatkan tidak hanya sebagai pesta sepak bola dunia, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menghibur masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian rakyat,” ujar Erick Thohir.

Ajakan tersebut disampaikan seiring tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap pertandingan sepak bola internasional, khususnya ajang Piala Dunia yang selalu menjadi perhatian publik.

Menpora menilai kegiatan nobar dapat menjadi sarana yang efektif untuk mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Selain menjadi hiburan, kegiatan nobar juga diyakini mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Kehadiran ribuan masyarakat di satu lokasi akan menciptakan pusat keramaian yang berpotensi meningkatkan transaksi ekonomi di sekitar area penyelenggaraan.

BACA JUGA  Salam dari Kota Seribu Kelenteng, Erick Thohir Hadiri Festival Cap Go Meh Singkawang

Erick menjelaskan bahwa para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi pihak yang paling merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat saat kegiatan nobar berlangsung.

Pedagang makanan, minuman, produk kreatif, hingga jasa lainnya berpeluang memperoleh tambahan pendapatan dari tingginya jumlah pengunjung.

“Ketika masyarakat berkumpul untuk menonton pertandingan bersama, akan tercipta keramaian yang sehat dan produktif. Pedagang makanan dan minuman, warung kopi, pelaku UMKM, hingga berbagai usaha kecil lainnya akan mendapatkan manfaat ekonomi dari meningkatnya jumlah pengunjung. Ini adalah peluang yang harus kita dorong bersama,” kata Erick.

Menurutnya, pengalaman dari berbagai kegiatan olahraga besar menunjukkan bahwa sektor usaha kecil dan menengah sering menjadi penerima manfaat langsung dari meningkatnya mobilitas masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat menjadikan momentum Piala Dunia 2026 sebagai sarana pemberdayaan ekonomi lokal.

Menpora juga mendorong pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam penyelenggaraan kegiatan nobar.

Kerja sama tersebut dapat melibatkan instansi pemerintah, komunitas olahraga, organisasi kepemudaan, pelaku usaha, hingga pihak swasta guna memastikan acara berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa lokasi nobar harus memenuhi aspek keamanan, kenyamanan, dan ketertiban. Selain itu, akses menuju lokasi juga perlu diperhatikan agar masyarakat dari berbagai kalangan dapat menikmati pertandingan dengan mudah.

BACA JUGA  Usai Pecat STY, PSSI Siap Umumkan Pelatih Timnas Baru

“Pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyediakan lokasi yang aman, nyaman, tertib, dan mudah diakses masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan bersama, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang positif,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Indonesia terkait akses siaran Piala Dunia 2026.

Menpora menyebut kebijakan pemerintah yang memungkinkan masyarakat menyaksikan pertandingan Piala Dunia secara gratis melalui TVRI merupakan langkah yang berpihak kepada rakyat.

Menurutnya, akses siaran gratis menjadi bentuk pemerataan kesempatan bagi seluruh warga negara untuk menikmati ajang olahraga bergengsi tersebut tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.

“Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat Indonesia, sehingga tayangan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati secara gratis melalui TVRI. Ini merupakan kebijakan yang sangat berpihak kepada rakyat,” katanya.

Erick menilai tidak semua negara memberikan akses siaran gratis kepada masyarakat untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia.

Di sejumlah negara, warga harus membayar biaya berlangganan untuk memperoleh akses siaran pertandingan secara penuh.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya serta menjadikan Piala Dunia sebagai momentum memperkuat semangat persatuan dan kebanggaan nasional.

BACA JUGA  Pastikan Tiket Piala Dunia 2026, Timnas Portugal Tampil Beringas Libas Armenia

Menurut Erick, olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kelompok masyarakat. Melalui kegiatan nobar yang digelar secara serentak di berbagai daerah, masyarakat dapat merasakan suasana kebersamaan sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.

Ia berharap penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan kegembiraan bagi pencinta sepak bola, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di daerah.

“Di banyak negara, masyarakat harus membayar untuk dapat menyaksikan pertandingan Piala Dunia. Karena itu, kita patut bersyukur bahwa masyarakat Indonesia dapat menikmati tayangan ini secara gratis. Semoga momentum ini semakin memperkuat persatuan bangsa sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di seluruh daerah,” tutup Erick.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan partisipasi aktif pemerintah daerah, kegiatan nobar Piala Dunia 2026 diharapkan menjadi pesta rakyat yang mampu menghadirkan hiburan, memperkuat kebersamaan sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai wilayah Indonesia. (09/AGF).