JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Erick Thohir memberikan dukungan langsung kepada tim basket 3×3 putri Indonesia yang berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Erick hadir menyaksikan pertandingan Indonesia melawan Singapura di Kinjo Futo Station Square Venue, Aichi, Senin (21/9/2026).
Pertandingan tersebut merupakan bagian dari babak round-robin Pool D. Tim basket 3×3 putri Indonesia diperkuat Jesslyne Wiyanto, Thasya Hery, Erlina Christiana, dan Diva Intan Nur Fadillah.
Dalam pertandingan melawan Singapura, Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 13-21. Hasil tersebut membuat tim Merah Putih harus segera melakukan evaluasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya di Pool D.
Meski belum mendapatkan hasil yang diharapkan, Erick tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain Indonesia.

Ia meminta para atlet tidak larut dalam hasil pertandingan dan segera mempersiapkan diri untuk menghadapi lawan berikutnya.
Erick juga memberikan motivasi secara langsung kepada para pemain ketika menyaksikan pertandingan. Ia meminta tim meningkatkan efektivitas permainan, khususnya dalam penyelesaian akhir.
“Tetap semangat, main bagus, tembakan harus sering masuk. Ayo semangat,” ujar Erick.
Kehadiran Menpora di venue pertandingan menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap perjuangan atlet Indonesia pada Asian Games 2026.
Dukungan langsung tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan motivasi bagi para pemain untuk tampil lebih baik dalam pertandingan selanjutnya.
Tim basket 3×3 putri Indonesia masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi di Pool D. Setelah menghadapi Singapura, Indonesia dijadwalkan bertemu Thailand dan Korea Selatan.
Dua pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Jesslyne Wiyanto dan kawan-kawan untuk bangkit sekaligus menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya.
Tim pelatih juga dituntut melakukan evaluasi dari pertandingan sebelumnya agar kesalahan yang terjadi tidak kembali terulang.
Format basket 3×3 membuat setiap pertandingan berlangsung dengan tempo cepat.
Kondisi tersebut menuntut pemain memiliki konsentrasi tinggi, mampu mengambil keputusan dengan cepat, serta efektif dalam memanfaatkan setiap peluang mencetak angka.
Dalam pertandingan melawan Singapura, Indonesia berusaha memberikan perlawanan.
Namun, Singapura mampu mengendalikan permainan dan mengumpulkan angka lebih banyak hingga pertandingan berakhir dengan skor 21-13.
Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim Indonesia. Para pemain diharapkan dapat meningkatkan akurasi tembakan, memperbaiki pertahanan, serta menjaga komunikasi selama pertandingan.
Dukungan pemerintah juga menjadi bagian dari upaya menjaga motivasi atlet sepanjang keikutsertaan Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Erick sebelumnya juga aktif memberikan semangat kepada sejumlah atlet Indonesia yang bertanding di berbagai cabang olahraga.
Bagi tim basket 3×3 putri, fokus kini diarahkan pada dua pertandingan tersisa di Pool D.
Hasil dari laga menghadapi Thailand dan Korea Selatan akan menjadi bagian penting dalam menentukan perjalanan Indonesia pada kompetisi tersebut.
Erick berharap para pemain mampu mengambil pelajaran dari kekalahan melawan Singapura dan tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Ia juga meminta tim tetap menjaga semangat serta kepercayaan diri selama menjalani persaingan di Asian Games 2026.
Dengan masih adanya pertandingan berikutnya, tim basket 3×3 putri Indonesia memiliki kesempatan untuk memperbaiki performa. Jesslyne Wiyanto, Thasya Hery, Erlina Christiana, dan Diva Intan Nur Fadillah diharapkan mampu tampil lebih solid dan memberikan hasil maksimal untuk Merah Putih.
Perjuangan tim basket 3×3 putri Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pun masih berlanjut. Fokus utama kini adalah menghadapi Thailand dan Korea Selatan sekaligus menjaga peluang untuk melaju ke fase selanjutnya. (09/AGF).











