BANJARNEGARA, SUDUTPANDANG.ID – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong percepatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Hal itu disampaikan Menkop Ferry Juliantono saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Susukan, Banjarnegara, Minggu (13/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan arahan kepada pengurus KDKMP Panerusan Wetan serta perwakilan koperasi se-Kabupaten Banjarnegara.
“Kita harus makin gerak cepat di lapangan untuk tahap operasionalisasi,” ujar Ferry Juliantono.
Menurut Ferry, pemerintah berkomitmen mengembalikan koperasi sebagai salah satu kekuatan utama dalam perekonomian nasional bersama badan usaha milik negara (BUMN) dan sektor swasta.
Untuk mempercepat operasionalisasi KDKMP, Kementerian Koperasi menyiapkan sejumlah langkah. Pertama, sosialisasi teknis mengenai mekanisme operasionalisasi unit usaha KDKMP di lapangan.
Kedua, percepatan proses verifikasi dan validasi fisik bangunan gudang serta gerai hingga tahap penyerahan berita acara serah terima (BAST).
Ketiga, pemerintah akan menempatkan manajer profesional yang telah direkrut untuk mengawal operasional koperasi sehari-hari di setiap wilayah.
Dalam kunjungan itu, Ferry didampingi Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Kementerian Koperasi Destry Anna Sari, Bupati Banjarnegara Amalia Desiana, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Banjarnegara Adi Cahyono, Ketua KDKMP Panerusan Wetan Adi Wibowo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menyambut baik arahan tersebut. Ia mengatakan, pemerintah daerah hingga pemerintah desa siap mendukung operasionalisasi KDKMP di wilayah Banjarnegara.
“Saya berharap KDMP ini bisa menjadi rumah bagi seluruh masyarakat desa untuk bisa mengoptimalkan hasil-hasil bumi, hasil-hasil lokal di wilayahnya masing-masing untuk bisa ditingkatkan nilai jualnya,” kata Amalia.
Koperasi Nira Tembus Pasar Jerman

Sebelum memberikan arahan kepada pengurus KDKMP, Ferry meninjau kegiatan usaha Koperasi Produsen Nira Kamukten di Desa Susukan, Banjarnegara. Ia juga berdialog dengan pengurus koperasi mengenai pengembangan usaha dan pemasaran produk.
Dalam kesempatan tersebut, Ferry mengapresiasi Koperasi Nira Kamukten yang telah menembus pasar mancanegara melalui ekspor produk olahan nira kelapa berupa gula semut.
“Koperasi ini sudah berhasil ekspor ke Jerman beberapa waktu yang lalu dan telah divalidasi oleh lembaga Fairtrade dari Inggris,” ujar Ferry.
Menurut dia, pemenuhan standar tersebut menjadi modal bagi koperasi untuk memperluas akses pasar ke negara lain. Untuk itu, kapasitas produksi perlu ditingkatkan agar mampu memenuhi permintaan pasar internasional.
Ferry menegaskan pemerintah akan terus mendorong penguatan kapasitas koperasi dan perluasan akses pasar bagi produk lokal yang memiliki potensi ekspor.(red)











