NTB  

Minat Pendaki Membludak, TNGR Pastikan Gunung Rinjani Siap Dibuka 1 April

Avatar photo
Minat Pendaki Membludak, TNGR Pastikan Gunung Rinjani Siap Dibuka 1 April
Gunung Rinjani (Foto: IS/Sudutpandang.id)

JAKARTA, SUDUT PANDANG.ID – Minat pendaki yang membludak menjelang pembukaan kembali Gunung Rinjani pada 1 April 2026 mendorong Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) memastikan seluruh jalur pendakian dalam kondisi siap dan aman dilalui.

Sebagai langkah persiapan, TNGR mempercepat perbaikan enam jalur pendakian sejak Rabu (25/3/2026), saat aktivitas pendakian Gunung Rinjani masih ditutup.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan jalur serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pendaki.

Ketua Kelompok Kerja World Class Mountaineering Balai TNGR, Budi Soesmardi, mengatakan seluruh jalur akan diperiksa secara menyeluruh sebelum kembali dibuka untuk umum.

“Seluruh jalur kami sisir untuk memastikan kondisinya layak dan aman sebelum pendakian dibuka kembali,” ujarnya.

BACA JUGA  Heboh Tahanan Kasus Narkoba Dilepas Polisi, Polres Bima: Itu Hoaks

Adapun enam jalur yang diperbaiki meliputi jalur Torean dan Senaru di Lombok Utara, Sembalun, Timbanuh, serta Tete Batu di Lombok Timur, dan Aik Berik di Lombok Tengah. Perbaikan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Maret 2026.

Setiap jalur ditangani oleh tim khusus yang melakukan asesmen sekaligus pembersihan. Kepala Subbagian Tata Usaha Balai TNGR, Astekita Ardiaristo, menjelaskan tim membawa berbagai peralatan seperti cangkul dan parang untuk membersihkan jalur dari vegetasi yang tumbuh selama masa penutupan.

“Selama kurang lebih tiga bulan tidak ada aktivitas, sejumlah jalur tertutup tumbuhan sehingga perlu dilakukan pembersihan,” kata Astekita.

Sementara itu, Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan, mengungkapkan tingginya minat masyarakat tercermin dari habisnya kuota pendakian pada hari-hari awal pembukaan.

BACA JUGA  Pastikan MotoGP Kondusif, Kepala BNPT Tinjau Langsung Sirkuit Mandalika

Ia menyebut, kuota pendakian untuk periode 1 hingga 4 April 2026 telah terisi penuh melalui aplikasi E-Rinjani. Pada 1 April, sebanyak 219 pendaki tercatat telah memesan, terdiri dari 181 wisatawan domestik dan 38 wisatawan mancanegara.

Jumlah tersebut berlanjut pada 2 April dengan total 222 pendaki, 3 April sebanyak 222 pendaki, dan 4 April mencapai 207 pendaki.

Mayoritas peminat berasal dari wisatawan domestik, dengan jalur Sembalun menjadi rute yang paling diminati.

“Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk mendaki Rinjani, terutama setelah momentum libur panjang,” ujar Budhy.

Ia mengimbau calon pendaki yang belum mendapatkan kuota agar menjadwalkan ulang perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal pada periode berikutnya.

BACA JUGA  Tim Puma Ringkus Pencuri Sapi, Begini Kronologisnya

Selain itu, seluruh pendaki diingatkan untuk mematuhi aturan dan prosedur pendakian demi keselamatan serta menjaga kelestarian ekosistem kawasan Gunung Rinjani.(Ilham/01)