Momen Ramadhan, Program One Day One Juz Hidupkan Pembinaan di Lapas Kediri

Warga Binaan Lapas Kediri saat mengikuti program One Day One Juz
Warga Binaan Lapas Kediri saat mengikuti program One Day One Juz. (Foto : Humas Lapas Kediri)

KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID — Suasana Ramadhan di Lapas Kelas IIA Kediri terasa lebih khusyuk. Aktivitas ibadah meningkat, dengan pembinaan keagamaan menjadi bagian utama kegiatan harian warga binaan. Masjid At-Taubah menjadi pusat kegiatan spiritual selama bulan suci.

Salah satu program yang berjalan konsisten adalah One Day One Juz yang diikuti santri Pondok At-Taubah. Program ini dijalankan secara mandiri, dengan komitmen setiap peserta membaca satu juz Al-Qur’an setiap hari sesuai ritme masing-masing.

Selain menargetkan bacaan, program ini melatih disiplin dan pengaturan waktu. Warga binaan menyisipkan waktu membaca di sela aktivitas harian, sehingga tumbuh kemandirian dan konsistensi ibadah.

Pembinaan juga diperkuat melalui kegiatan mengajar mengaji, di mana warga binaan yang memiliki sertifikat guru ngaji membimbing peserta lain dalam suasana saling mendukung.

BACA JUGA  Mendag: Jadi Rp15 Ribu Per Liter, Harga "MinyaKita" Bakal Naik Rp1.000

Salah satu warga binaan berinisial G mengaku program tersebut membuat pikirannya lebih tenang dan membantu dirinya merefleksikan perjalanan hidup. Ia menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.

Kepala Lapas, Solichin, menegaskan pembinaan spiritual diarahkan sebagai ruang refleksi pribadi. Menurutnya, perubahan yang bertahan lama lahir dari kesadaran diri.

Melalui One Day One Juz dan kegiatan mengajar mengaji, pembinaan Ramadhan di Lapas Kediri tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga sarana membangun refleksi, disiplin, dan tanggung jawab warga binaan. (CN)