SUDUTPANDANG.ID – Militer Iran mengklaim berhasil menembak jatuh dua helikopter dan satu pesawat militer milik Amerika Serikat dalam sebuah operasi di wilayah selatan Isfahan.
Dalam pernyataan resmi, komando militer Iran, Khatam Al-Anbiya, menyebutkan bahwa target yang diserang terdiri dari dua helikopter Black Hawk dan satu pesawat angkut C-130 yang diduga terlibat dalam misi pencarian dan penyelamatan.
Menurut pihak Iran, ketiga pesawat tersebut disebut melanggar wilayah udara dan kemudian diserang hingga terbakar.
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa operasi penyelamatan yang dilakukan dinilai tidak berhasil.
Media pemerintah Iran turut menayangkan rekaman yang memperlihatkan puing-puing pesawat di kawasan gurun dengan asap masih terlihat dari lokasi kejadian.
Laporan yang beredar menyebutkan sedikitnya lima orang tewas dalam insiden tersebut.
Namun, belum ada kepastian mengenai identitas korban, apakah berasal dari kalangan sipil atau personel militer.
Peristiwa ini berkaitan dengan upaya pencarian seorang awak jet tempur F-15E yang dilaporkan jatuh sejak beberapa hari sebelumnya.
Sejak Jumat, kedua pihak dilaporkan melakukan pencarian terhadap awak tersebut.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya menyatakan bahwa awak yang hilang telah ditemukan dalam kondisi selamat melalui operasi penyelamatan.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak militer Amerika Serikat terkait klaim yang disampaikan Iran tersebut.(red)










