Langsung ke konten
Breaking News
SMP Karya Pakuan Lepas Siswa Kelas IX, Kepala Sekolah: Kelulusan Bukan Akhir Perjalanan Kasus Hanania Travel Bergulir, Polisi Periksa 140 Saksi dan Dalami Peran Influencer Kejagung Tahan Tersangka Keempat Korupsi Program MBG Kejaksaan dan ATR/BPN Perkuat Sinergi Tangani Sengketa Tanah Pelindo, KSOP dan Bea Cukai Percepat Pemeriksaan Peti Kemas demi Kelancaran Arus Barang
Sudutpandangid
Sudutpandangid
  • Home
  • Daerah
    • Jakarta
    • Jawa Barat
    • Jawa Tengah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Opini
  • Entertainment
  • Internasional
  • Olahraga
    • Otomotif
  • COVID-19
  • Jokowi
  • Kalbar
  • OC Kaligis
  • Kemenhub
Beranda Inspiratif MMLWF Indonesia Luncurkan 'Happiness Golden Hope Account', Menyalakan Harapan dari Desa
Inspiratif  

MMLWF Indonesia Luncurkan ‘Happiness Golden Hope Account’, Menyalakan Harapan dari Desa

Avatar photo
rukmana
12 April 202612 April 2026
MMLWF Indonesia Luncurkan 'Happiness Golden Hope Account', Menyalakan Harapan dari Desa
Foto: Dok. Kolase MMLWF Indonesia)

“Dari desa, harapan itu tumbuh dan tanpa banyak suara, ia menjangkau dunia.”

SUDUTPANDANG.ID – Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) Indonesia meluncurkan program Happiness Golden Hope Account (HGHA) sebagai upaya menyalakan harapan dari desa bagi perempuan berkebutuhan khusus yang menjadi tulang punggung keluarga.

Pendiri MMLWF Indonesia, Natalia Tjahja, dalam keterangan tertulis kepada Sudutpandang.id, Minggu (12/4/2026), mengungkapkan, program HGHA ini berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi keluarga di berbagai wilayah, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan dan menghadapi tantangan berlapis. Perempuan berkebutuhan khusus kerap berada di posisi paling rentan, namun sekaligus memikul tanggung jawab besar dalam menopang kehidupan keluarga.

Dari ruang-ruang seperti itulah MMLWF Indonesia memulai langkahnya. Sebuah langkah yang tidak sekadar memberi, tetapi mencoba memahami.

Melalui program HGHA, MMLWF menghadirkan pendekatan yang sederhana namun berdampak panjang, membantu kebutuhan dasar sekaligus membuka akses tabungan emas sebagai simbol harapan yang terus tumbuh.

Program ini lahir setelah momentum penting dalam gerakan kemanusiaan global, yakni penyelenggaraan 100 CTFP Card of Honor 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Asian Paralympic Committee, Majid Rashed, menyampaikan pesan 100 Celebrities Talk for Paralympic (100 CTFP) yang menggugah kesadaran 45 negara di Asia akan pentingnya perdamaian melalui solidaritas kemanusiaan.

Dukungan terhadap gerakan ini datang dari berbagai penjuru dunia. Mulai dari International Paralympic Committee, ASEAN Para Sports Federation, Komite Olahraga Indonesia, hingga National Paralympic Council Singapore dan Perhimpunan Insan Maritim Andalan Indonesia (PIMA).

BACA JUGA  Jadi Pelopor Desa Digital, Budiman Sudjatmiko Resmikan Telkodesa+ Sukamanah

Di dalam negeri, dukungan juga mengalir dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Perempuan di Garis Depan Kehidupan

HGHA menjadi program charity ke-19 MMLWF sekaligus yang pertama dalam rangkaian 100 CTFP Indonesia. Fokusnya jelas, perempuan berkebutuhan khusus dari keluarga kurang mampu yang harus berdiri di garis depan kehidupan.

Realitas di lapangan menunjukkan, tidak sedikit keluarga berkebutuhan khusus kehilangan sosok ibu yang juga berkebutuhan khusus yang selama ini menjadi tulang punggung. Ketika itu terjadi, anak-anak menghadapi kehidupan yang semakin berat.

Natalia Tjahja, menyebut pendekatan program ini berangkat dari mendengar.

Kami menanyakan kebutuhan paling mendesak dari keluarga berkebutuhan khusus, lalu menghadirkannya secara langsung. Kami juga mengajak para ibu untuk membuka tabungan emas sebagai bentuk harapan jangka panjang,” ujar Natalia, sosok humanis yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial bagi penyandang kebutuhan khusus.

Bagi Natalia, harapan bukan sekadar konsep. Ia harus bisa disentuh. Langkah pertama program ini dimulai di Bali. Empat perempuan berkebutuhan khusus menjadi penerima manfaat awal. Dari sana, perjalanan itu meluas Parung, Pekalongan, Langsa, Banda Aceh, Sleman, hingga wilayah lain di Indonesia.

Di Banda Aceh, seorang perempuan bernama Rosma yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung mengungkapkan rasa syukurnya dengan sederhana.

“Ini adalah kebahagiaan dari Tuhan. Saya sangat bersyukur bisa terpilih dalam program ini,” ucapnya.

Kalimat itu mungkin singkat, tetapi cukup untuk menggambarkan betapa besar arti sebuah perhatian.

BACA JUGA  Bagikan 500 Karpet Masjid di Kabupaten Sambas, Fogoromas Jakarta Kembali Raih Rekor MURI 

Menjangkau Dunia, Menyatukan Kepedulian

Tak berhenti di dalam negeri, program ini perlahan menjangkau dunia. Kroasia, Italia, hingga Kazakstan menjadi bagian dari peta baru gerakan ini menunjukkan bahwa kepedulian yang lahir dari desa dapat melintasi batas negara.

Di balik perjalanan itu, ada peran generasi muda yang menjadi penggerak senyap. Jadrianna Aletta Sutrisno, misalnya, menjadi Lead Youth Leader 100 CTFP Indonesia sekaligus sosok pertama yang memberikan dukungan bagi program ini.

Ia merupakan putri dari Jenny O penerima penghargaan Women of Influence 100 CTFP Indonesia dan Sarjono Sutrisno, pemilik Stro World. Dari langkah awal itu, keterlibatan generasi muda berkembang menjadi gerakan yang lebih luas.

Nama-nama seperti Ricardo Ryo, Maira Shasmeen, Nathan K. Christanto, Warren G. Sebastian (Taiwan), Daren Zhang (Melbourne), Kaylee Allison Yap (Medan), hingga Laetitia Purawinata (Amerika Serikat) menjadi bagian dari jejaring kepedulian lintas negara.

Kisah Kecil yang Mengubah Hidup

Namun, mungkin justru dari anak-anaklah makna gerakan ini terasa paling jernih.

Allesandra, 11 tahun, dari Italia-Kroasia, bersama ibunya Enza, memilih untuk berbagi. Dari tangan kecilnya, bantuan mengalir kepada Ruk dan Sita, dua penerima manfaat yang membutuhkan lebih dari sekadar bantuan materi.

Enza menyampaikan refleksi yang sederhana, namun dalam. Kebahagiaan sejati dimulai ketika tubuh dirawat dan jiwa dikuatkan, karena tanpa kesehatan, bahkan momen paling indah pun kehilangan maknanya.

Dari kepedulian itu, Ruk, seorang lansia berkebutuhan khusus kini mendapatkan akses obat-obatan dan asupan gizi selama satu tahun penuh, serta tabungan emas bagi keluarganya. Sementara Sita memperoleh harapan baru untuk melanjutkan pengobatan.

BACA JUGA  "Pro-Delis" di Morut Datangkan Dokter Spesialis Layani Warga Desa

Inspirasi Allesandra kemudian menjalar. Aiden Setiawanto (11) di Singapura dan Jasmine Dzakyra Kurniawan (7) di Jakarta turut tergerak untuk ambil bagian.

Dukungan terhadap program ini terus mengalir. Nama-nama seperti Rita Pusponegoro, Jenny O, Karin Linggrid Koh, Dewi S. Hartati, hingga Mepi Lin menjadi bagian dari lingkaran yang memperkuat gerakan ini.

Namun, di balik semua itu, program ini tetap berjalan dalam kesederhanaan. Tidak selalu terlihat, tidak selalu terdengar keras.

Di tengah dunia yang sering dipenuhi hiruk-pikuk, Happiness Golden Hope Account hadir sebagai pengingat bahwa perubahan besar dapat tumbuh dari perhatian kecil yang konsisten.

Dari desa, harapan itu tumbuh. Dan perlahan, tanpa banyak suara, ia menjangkau dunia.(PR/01)

Berita Terkait
Di Forum PBB, Agus Hasan Hidayat Serukan Penghapusan Diskriminasi Disabilitas Psikososial
100 CTFP Targetkan Himpun 3.000 Pesan untuk Atlet Asian Para Games Aichi Nagoya 2026
Idul Adha 2026, PT Kristalin Ekalestari Salurkan 41 Hewan Kurban di Papua dan Indonesia Timur
Temu Kangen RSC-WSC: Menjaga Silaturahmi, Menghidupkan Kembali Kenangan Lama
Pernah Jualan Hasil Bumi hingga Jadi Sekda Demak, Akhmad Sugiharto Buktikan Kesuksesan Butuh Ketangguhan
Dari Roma, Stefanus Gunawan Tekankan Dialog dan Penegakan Hukum untuk Jaga Kebebasan Beragama
desa Happiness Golden Hope Account MMLWF Natalia Tjahja Perempuan berkebutuhan khusus

Baca Juga

SMSI Pusat dan ABPEDNAS Perkuat Sinergi Nasional untuk Transparansi Pemerintahan Desa
SMSI Pusat dan ABPEDNAS Perkuat Sinergi Nasional untuk Transparansi Pemerintahan Desa
TMMD
Rakornis TMMD ke-128 Digelar, 47 Daerah Siap Digenjot Pembangunan dari Desa
Bunda literasi
Perkuat Budaya Baca, Bunda Literasi Asahan Dorong Inovasi ke Tingkat Desa
Melukis Harapan di Cirebon
Melukis Harapan di Cirebon
Guncang Asia Tenggara, International 100 CTFP Card of Honor Indonesia 2026 Sukses Digelar di Jakarta
Guncang Asia Tenggara, International 100 CTFP Card of Honor Indonesia 2026 Sukses Digelar di Jakarta
APSF dan Lahirnya Anthem The Greatest Love of APSF
APSF dan Lahirnya Anthem The Greatest Love of APSF
Natalia Tjahja, Sosok di Balik Lagu Resmi Asian Para Games dan Asian Youth Para Games
Natalia Tjahja, Sosok di Balik Lagu Resmi Asian Para Games dan Asian Youth Para Games
KDKMP
Pemkab Asahan Gelar Program KDKMP Desa dan Kelurahan

Trending

Berita trending dalam sepekan terakhir
  • 1
    5 Juni 20260 Komentar
    Polsek Taman Pantau Perkembangan Tanaman Jagung
  • 2
    5 Juni 20265 Juni 20260 Komentar
    OJK Blokir 33.836 Rekening Terindikasi Judol, Angkanya Terus Bertambah
  • 3
    5 Juni 20265 Juni 20260 Komentar
    Polsek Sidoarjo Kota Intensif Dampingi Petani Jagung, Sukseskan Swasembada Pangan Nasional
  • 4
    5 Juni 20265 Juni 20260 Komentar
    Dandim 0819 Pasuruan Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Korban Bencana
  • 5
    12 Juni 202612 Juni 20260 Komentar
    SMP Karya Pakuan Lepas Siswa Kelas IX, Kepala Sekolah: Kelulusan Bukan Akhir Perjalanan

Tag Populer

  • Bali
  • Polri
  • TNI
  • Jakarta
  • Asahan

Militer

Sertijab Danyonarhanud 8/MBC Dipimpin Pangdam V/Brawijaya, Perkokoh Soliditas dan Kesiapan Operasional Satuan
Sertijab Danyonarhanud 8/MBC Dipimpin Pangdam V/Brawijaya, Perkokoh Soliditas dan Kesiapan Operasional Satuan
Kasad Tekankan Lulusan Seskoad Harus Visioner dan Strategis
Kasad Tekankan Lulusan Seskoad Harus Visioner dan Strategis
Kodim 0507/Bekasi ‘Sulap’ Jatirangga dalam 30 Hari, Warga Terharu Lihat Rumah Baru
Kodim 0507/Bekasi ‘Sulap’ Jatirangga dalam 30 Hari, Warga Terharu Lihat Rumah Baru
Ryamizard Ryacudu, Jenderal Infanteri yang Mengabdikan Hidup untuk Pertahanan Negara
Ryamizard Ryacudu, Jenderal Infanteri yang Mengabdikan Hidup untuk Pertahanan Negara

SPPT PBB 2026

SPPT Kota Kediri sudutpandang.id

Olahraga

PB PSTI dan ISTAF Teken MoA, Makassar Resmi Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027
PB PSTI dan ISTAF Teken MoA, Makassar Resmi Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027
Menpora Ajak Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026
Menpora Ajak Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026
Timnas U18 Bidik Tiket FIBA Asia Cup
Timnas U18 Bidik Tiket FIBA Asia Cup
Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia Sepak Takraw 2027
Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia Sepak Takraw 2027
KONI Dukung ASTAF Jadikan Makassar Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Takraw 2027
KONI Dukung ASTAF Jadikan Makassar Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Takraw 2027
Herdman Bangga Indonesia Kalahkan Mozambik
Herdman Bangga Indonesia Kalahkan Mozambik
Sudutpandangid
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Disclaimer
    Copyright © 2026. Sudutpandang.id. All rights reserved.
    • Home
    • Daerah
      • Jakarta
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
    • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Opini
    • Entertainment
    • Internasional
    • Olahraga
      • Otomotif