Munas III PJMI, Teguhkan Peran Jurnalis Muslim di Era Digital

PJMI
Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) menggelar Munas III di Jakarta, Kamis (4/8/2022)/Foto:Dok.PJMI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan:

“Sebuah tema yang menarik. Selamat Munas. Selamat berdiskusi. Salam hangat dari Balai Kota.”

JAKARTA|SUDUTPANDANG.ID – Mengusung tema “Meneguhkan Peran Jurnalis Muslim di Era Digital dan Medsos agar Mampu Menjawab Tantangan Zaman”, Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III di Jakarta, Kamis (4/8).

Hadir sejumlah praktisi pers, wartawan senior, dan pegiat media sosial (medsos) dalam acara yang berlangsung penuh kebersamaan tersebut. Semua sepakat menyatukan pandangan untuk mengimplementasikan visi dan misi demi keberlangsungan PJMI ke depan.

Ketua Panitia Pelaksana Munas PJMI ke-3 Ismail Lutan menjelaskan, Munas berlangsung secara hibrida (offline dan online) yang diikuti 75 orang peserta.

“Para peserta berasal dari Jakarta dan daerah, terdiri dari wartawan Muslim, pegiat medsos dan praktisi pers,” jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hadir secara virtual mengucapkan selamat atas terselenggaranya Munas III PJMI.

“Sebuah tema yang menarik. Selamat Munas. Selamat berdiskusi. Salam hangat dari Balai Kota,” ucap Anies saat menyampaikan sambutan.

Anies berharap dari Munas ini muncul gagasan, terobosan, sehingga jurnalis muslim akan bisa menghadirkan informasi yang obyektif, mencerahkan, mencerdaskan, dan memberikan manfaat bagi semua.

Rangkaian acara Munas PJMI III diawali diskusi membahas Perlindungan Hukum dan Perbaikan Moral Bangsa. Kemudian Peran Jurnalis Muslim di Era Digital dan Jurnalisme Medsos. Acara ditutup dengan musyawarah pemilihan ketua baru PJMI.

PJMI
Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) menggelar Munas III di Jakarta, Kamis (4/8/2022)/Foto:Dok.PJMI

Adapun tokoh pers yang hadir, salah satunya  wartawan senior Parni Hadi.  Narasumber diskusi antara lain ekonom kerakyatan Awalil Rizki, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Penegakan Moral dan Etika Bangsa Masyhuril Khamis, mantan Pengurus Kadin Urusan Timur Tengah Mohammad Bawazeer, dan Wakil Dekan Pascasarjana Universitas Djuanda Muhammad Lutfie, Pendiri PJMI Mohammad Anthony dan Iwan Samariansyah.

Munas PJMI III ini didukung dan disponsori oleh PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) , Bank DKI, Bank Syariah Indonesia (BSI), PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Dompet Dhuafa dan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI.

PJMI

Sebagai informasi, PJMI terbentuk sejak 2011 lalu. Selain mewadahi jurnalis, juga para penulis, pegiat media sosial dan bloger.

Adapun visi misi dari PJMI antara lain atas sebuah kesadaran sejarah dari para jurnalis Muslim tentang pentingnya pembelaan terhadap nilai-nilai keadilan dalam penyampaian informasi.

PJMI telah banyak berkontribusi terhadap perkembangan dunia pers di Tanah Air. Memasuki era jurnalisme digital yang ditandai dengan berkembang pesatnya medsos, perkumpulan terus meningkatkan profesionalitas dengan tetap berpegang teguh kepada kebenaran, keadilan dan kejujuran.(rkm)

Tinggalkan Balasan