BOJONEGORO, – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Tidak sekadar menuntaskan target utama, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro terbukti bertindak over prestasi.
Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, para prajurit TNI bersinergi dengan masyarakat untuk menyulap kawasan pelintas jalan menjadi pusat persinggahan ekonomi baru berbentuk Rest Area Terpadu.
Saat ini, pekerjaan sasaran fisik utama TMMD ke-129 seperti pembangunan jalan cor beton, rehab rumah dan sekolah, pembuatan drainase, sumur bor, hingga normalisasi sungai terus digenjot pesat.
Namun, kehadiran proyek over prestasi di Jalur Lintas Sembung-Sukorame (Kabupaten Lamongan) ini mencuri perhatian, karena membawa angin segar bagi konektivitas dan perekonomian lokal.
Kawasan Rest Area Terpadu ini dirancang ramah pengunjung dan fleksibel untuk memenuhi kebutuhan para pengguna jalan maupun wisatawan yang melintas.
Satgas TMMD ke-129 tengah fokus merampungkan tahap awal pengerjaan, salah satunya adalah pembangunan musholla.
“Nantinya, Rest Area Terpadu Desa Kesongo ini akan dilengkapi dengan Musholla yang nyaman dan asri untuk sarana ibadah pengguna jalan, Fasilitas MCK modern dan bersih, Area parkir yang luas dan aman, serta Lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ditata rapi dan higienis,” ungkap Kepala Desa Kesongo, Kusnadi.
Dengan sentuhan gotong royong ini, tempat yang semula sekadar menjadi jalur melintas akan disulap menjadi titik rehat terpadu yang representatif.
Bagi masyarakat lokal, keberadaan rest area ini bukan sekadar peneduh di kala lelah berendara, melainkan peluang emas untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Saat meninjau kawasan ini, Senin (27/7/2026), Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan, keberadaan lapak UMKM di kawasan ini disiapkan khusus untuk memberdayakan potensi lokal Desa Kesongo.
“Harapannya, keberadaan lapak UMKM di kawasan Rest Area Terpadu ini nantinya para pelaku usaha lokal dapat memasarkan produk kuliner, oleh-oleh khas daerah, hingga kerajinan tangan langsung kepada wisatawan dan pengguna jalan yang singgah,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Rest Area Terpadu ini merupakan bentuk realisasi over prestasi yang berhasil dicapai berkat kemitraan dan kemanunggalan yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan seluruh warga Desa Kesongo.
“Kami juga ingin kehadiran fasilitas umum ini nantinya tidak hanya memberi rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, tetapi juga membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar,” pungkas Letkol Inf Dedy.
Pelaksanaan TMMD ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo ini berlangsung selama 30 hari, terhitung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Program terpadu dan lintas sektoral ini mengusung tema besar: “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.
Pembangunan kawasan Rest Area Terpadu Desa Kesongo ini menjadi bukti nyata bahwa TMMD tidak hanya membangun fisik infrastruktur, melainkan juga membangun harapan dan masa depan ekonomi masyarakat desa.(ACZ)


