JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kompetisi Panahan Open Piala Panglima TNI 2026 siap digelar di Lapangan Panahan Arjuna, Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada 23-25 Oktober 2026.
Kejuaraan ini menjadi salah satu agenda olahraga nasional yang diselenggarakan TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.
Kejuaraan panahan tersebut digelar melalui kolaborasi TNI AU dengan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani). Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, turnamen ini diarahkan sebagai wadah pembinaan sekaligus penjaringan atlet panahan potensial dari berbagai daerah.
Kepastian penyelenggaraan Panahan Open Piala Panglima TNI 2026 disampaikan Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Kaskoopsudnas, Marsma TNI I.B. Ngurah Mardika Putra, selaku penanggung jawab kejuaraan. Informasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Ruang Leo Watimena Koopsudnas, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (8/9/2026).
“Kita mendapatkan amanat untuk menggelar kejuaraan panahan. Panahan merupakan cabor yang telah menorehkan prestasi membanggakan untuk Indonesia, dan kita harus melestarikan serta meningkatkan prestasi tersebut melalui Kejuaraan Piala Panglima TNI 2026 ini,” ujar Ngurah Mardika Putra.
Menurutnya, panahan memiliki sejarah penting dalam perjalanan olahraga Indonesia. Cabang olahraga tersebut tercatat sebagai salah satu olahraga yang membuka keran prestasi dan medali Indonesia di ajang Olimpiade.
Karena itu, penyelenggaraan kejuaraan panahan berskala nasional tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi semata. Turnamen juga menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet sekaligus memperkuat tradisi prestasi panahan Indonesia.
Panahan Open Piala Panglima TNI 2026 dirancang untuk mempertemukan atlet dari berbagai kelompok usia dan latar belakang. Kategori Junior dan Senior Open menjadi salah satu bagian utama kompetisi yang ditujukan untuk memberikan ruang bagi atlet daerah mengembangkan kemampuan.
Melalui kategori tersebut, para pemanah akan mendapatkan kesempatan untuk mengasah teknik, meningkatkan mental bertanding, serta mengukur kemampuan menghadapi atlet dari berbagai daerah.
Kompetisi ini juga diharapkan mampu menjadi sarana pencarian talenta yang berpotensi masuk dalam pembinaan lebih tinggi. Atlet-atlet muda yang menunjukkan kemampuan terbaik berpeluang menjadi bagian dari regenerasi pemanah nasional.
Selain kategori Junior dan Senior Open, panitia juga menyiapkan kategori Eksekutif. Kategori ini memiliki karakter berbeda karena lebih diarahkan sebagai sarana silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antarlembaga dan pemangku kepentingan.
Kehadiran kategori Eksekutif diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan melalui olahraga. Dengan demikian, Panahan Open Piala Panglima TNI 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi atlet, tetapi juga ruang membangun kolaborasi antara TNI, organisasi olahraga, instansi, dan berbagai pemangku kepentingan.
Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo mengatakan, penyelenggaraan berbagai kejuaraan olahraga dalam rangka HUT ke-81 TNI merupakan amanat dari Panglima TNI kepada TNI AU. Secara keseluruhan, TNI AU mendapat kepercayaan untuk menggelar delapan cabang olahraga dalam rangkaian kegiatan tersebut.
“Bapak Panglima TNI memberikan kesempatan kepada Kotama untuk menggelar Piala Panglima TNI. Dalam rangka HUT TNI ke-81 ini, Angkatan Udara mendapat amanat menggelar delapan cabang olahraga, termasuk modern pentathlon dan panahan,” ujar Minggit.
Selain panahan, rangkaian kegiatan olahraga tersebut mencakup tenis Open Piala Panglima TNI 2026 yang berlangsung hingga 14 September 2026 di kawasan Halim Perdanakusuma.
Kemudian terdapat Piala Kasau Cup Angkasa Open 2026 untuk cabang sepak bola yang berlangsung 23 September-4 Oktober 2026. Kompetisi sepak bola tersebut mempertandingkan kelompok usia U-16 dan U-18.
Modern Pentathlon Open Piala Panglima TNI 2026 juga dijadwalkan berlangsung di Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta. Sementara itu, cabang aeromodelling dijadwalkan berlangsung 26-27 September 2026 dan drone race pada 10-11 Oktober 2026.
Sebelumnya, kejuaraan paralayang juga telah dilaksanakan di Solo pada Agustus 2026.
Minggit menegaskan, rangkaian kejuaraan tersebut bukan hanya ditujukan untuk memeriahkan HUT ke-81 TNI. Kompetisi juga menjadi bagian dari upaya TNI AU mendukung pembinaan prestasi olahraga nasional.
“Kami memberikan kesempatan kepada seluruh daerah untuk mencari bibit-bibit atlet yang dapat dibina, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional hingga internasional. Harapan kita bersama, kesempatan ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga melahirkan atlet-atlet yang menjadi kebanggaan bangsa,” katanya.
Khusus Panahan Open Piala Panglima TNI 2026, kesempatan tersebut diharapkan dimanfaatkan atlet dan klub panahan dari berbagai penjuru Indonesia.
Persaingan di Lapangan Panahan Arjuna nantinya diharapkan mampu menghadirkan atlet-atlet potensial sekaligus memperkuat pembinaan panahan nasional.
Dengan menggabungkan aspek kompetisi, pembinaan dan silaturahmi, kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum untuk melahirkan generasi pemanah yang disiplin, tangguh dan memiliki daya juang tinggi.
TNI AU dan Perpani juga mengajak atlet serta klub panahan untuk berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
Panahan Open Piala Panglima TNI 2026 diharapkan menjadi salah satu panggung penting dalam menjaga kesinambungan prestasi panahan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. (09/AGF).











