Timnas Hockey Indonesia Matangkan Persiapan Asian Games 2026

Timnas Hockey Field Indonesia menjalani training camp dan serangkaian uji coba di Malaysia sebagai persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Timnas Hockey Field Indonesia terus mematangkan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menjalani training camp (TC) dan serangkaian pertandingan uji coba di Malaysia.

Program pemusatan latihan tersebut menjadi bagian dari strategi tim untuk meningkatkan performa, membangun kerja sama antarpemain, sekaligus mengukur kesiapan menghadapi persaingan ketat di Asian Games 2026.

Timnas Hockey Field Putri Indonesia telah berada di Malaysia sejak 5 Agustus dan dijadwalkan menjalani TC hingga 3 September 2026.

Sementara itu, tim putra mulai menjalani pemusatan latihan pada 10 Agustus dan akan berada di Malaysia hingga 10 September 2026.

Pelatih Timnas Hockey Field Indonesia, Muhammad Dhaarma Raj, mengatakan agenda TC di Malaysia diisi dengan pertandingan melawan sejumlah klub dan tim yang sedang tampil dalam kompetisi nasional Malaysia.

Menurut Dhaarma, intensitas pertandingan selama TC cukup tinggi. Hingga saat ini, Timnas Hockey Field Indonesia telah menjalani sedikitnya 15 pertandingan uji coba.

Jumlah tersebut bahkan berpotensi bertambah karena kompetisi di Malaysia masih berlangsung.

“Dalam sebulan ini ya kita mainnya banyak perlawananlah. Saya enggak tahu berapa banyak ya, mungkin lebih daripada 15 perlawanan di Malaysia. Di Malaysia itu kan ada kejohanan dan liganya pun masih belum selesai. Jadi, kita sempat bermain dengan mereka itu,” ujar Dhaarma saat dihubungi, Selasa (1/9/2026).

BACA JUGA  Putri Tangsel dan Cirebon United Raih Juara 'Fun Football Liga Yooscout x Piala Kartini 2024'
Timnas Hockey Field Indonesia menjalani training camp dan serangkaian uji coba di Malaysia sebagai persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (Foto: IST/SP).

Banyaknya pertandingan menjadi bagian penting dari TC karena para pemain dapat memperoleh pengalaman menghadapi berbagai karakter permainan.

Selain meningkatkan kebugaran dan kesiapan teknis, laga uji coba juga dimanfaatkan tim pelatih untuk mengevaluasi kelemahan dan memperbaiki koordinasi permainan.

Dhaarma mengatakan perkembangan performa pemain menunjukkan tren positif selama menjalani pemusatan latihan di Malaysia.

Ia menilai kemampuan individu para pemain terus mengalami peningkatan. Hal yang tidak kalah penting adalah perkembangan kerja sama tim yang dinilai semakin solid setelah menjalani banyak pertandingan.

“Performa mereka semakin meningkat dan kerja samanya juga. Kita akan terus melakukan evaluasi sehingga bisa lebih siap saat menghadapi persaingan di Asian Games 2026 nanti,” jelasnya.

Menurut Dhaarma, evaluasi akan terus dilakukan hingga menjelang keberangkatan ke Jepang. Tim pelatih masih memiliki waktu untuk memperbaiki berbagai aspek permainan, termasuk konsistensi, komunikasi, dan efektivitas strategi ketika menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.

Timnas Hockey Field Putra dan Putri Indonesia memastikan tiket menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah berhasil melewati babak kualifikasi.

Keikutsertaan tersebut menjadi penampilan kedua secara beruntun bagi tim hockey Indonesia di Asian Games. Sebelumnya, tim putra dan putri Indonesia juga tampil pada Asian Games Hangzhou 2022.

BACA JUGA  Ajang MLSC Diharapkan Lahirkan Atlet Indonesia Berlaga di Piala Dunia Wanita

Menghadapi Asian Games 2026, Dhaarma memilih tidak memasang target yang terlalu tinggi. Pelatih yang pernah membawa Timnas Hockey Indoor Putra Indonesia meraih medali emas SEA Games Kamboja 2023 dan SEA Games Thailand 2025 itu menyadari bahwa level persaingan Asian Games jauh lebih tinggi dibandingkan SEA Games.

Menurutnya, Asian Games mempertemukan negara-negara dengan kekuatan hockey yang telah memiliki pengalaman dan prestasi di level dunia. Karena itu, Indonesia harus realistis sekaligus tetap berusaha memberikan penampilan terbaik.

“Asian Games itu bukanlah seperti SEA Games. Di sini ada pasukan-pasukan Tier 1 yang bermain, di antaranya India dan Jepang. Tidak gampang menghadapinya,” ungkap Dhaarma.

India dan Jepang merupakan dua negara yang memiliki tradisi kuat dalam olahraga hockey. Menghadapi tim-tim dengan level tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia.

Meski demikian, Dhaarma memastikan para pemain akan berjuang maksimal sepanjang pertandingan. Ia menilai target realistis dapat menjadi motivasi bagi tim untuk tampil lebih kompetitif.

“Yang pasti, kita akan tampil maksimal dan berusaha tampil maksimal. Masuk dalam peringkat enam besar saja sudah cukup bagus karena kita bisa punya kesempatan mengikuti babak kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 nanti,” katanya.

BACA JUGA  Erick Thohir Apresiasi Komitmen Prabowo untuk Olahraga

Target enam besar tidak hanya berkaitan dengan pencapaian di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Posisi tersebut juga berpotensi membuka peluang Indonesia untuk melanjutkan perjalanan menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.

Karena itu, TC di Malaysia memiliki arti penting bagi Timnas Hockey Field Indonesia.

Setiap pertandingan menjadi bagian dari proses membangun tim yang lebih matang sebelum menghadapi persaingan di Jepang.

Dengan intensitas latihan dan pertandingan yang tinggi, tim pelatih berharap kemampuan pemain semakin berkembang.

Evaluasi secara berkala juga akan terus dilakukan untuk memastikan tim putra dan putri datang ke Asian Games 2026 dalam kondisi terbaik.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sendiri akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang.

Timnas Hockey Field Indonesia akan berupaya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan perkembangan olahraga hockey nasional sekaligus mengejar hasil terbaik di level Asia. (09/AGF).