PDAM Kota Kediri Minta Maaf atas Pemadaman Air yang Berkepanjangan, Warga Keluhkan Gangguan Aktivitas Harian

Pekerjaan Perbaikan Saluran Air PDAM Kediri
Ket : Petugas saat upaya perbaikan pipa di unit Tamanan, Jumat (21/11/2025) (Foto : Istimewa)

KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID — Pemadaman air yang berlangsung sejak dini hari hingga sore hari, Jumat (21/11/2025), membuat sejumlah warga Kelurahan Tamanan, Kota Kediri, mengeluhkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Padahal, air bersih merupakan kebutuhan pokok yang tak bisa ditunda.

Salah satu warga setempat, Cak Nur, mengungkapkan bahwa aliran air telah berhenti sejak pukul 04.00 WIB, namun hingga pukul 15.00 WIB, pasokan belum juga kembali normal. “Kami sangat menyayangkan pemadaman air yang berlangsung lama seperti ini. Saya tidak tahu kalau ada pemadaman, padahal air adalah kebutuhan penting. Aktivitas kami jadi terhambat,” keluhnya.

Kondisi tersebut membuat warga kesulitan memasak, mencuci, hingga memenuhi kebutuhan sanitasi dasar. Banyak dari mereka berharap PDAM Kota Kediri lebih transparan dalam memberikan informasi terkait gangguan distribusi air.

BACA JUGA  Cek! Daftar Tarif Tol Layang MBZ Mulai 9 Maret 2024 Naik

Menanggapi keluhan warga, Kepala Bagian Teknik PDAM Kota Kediri, Joko Widodo, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Ia menjelaskan bahwa pemadaman terjadi karena adanya perbaikan teknis yang sifatnya mendesak, yaitu pemasangan pipa dan pompa di wilayah distribusi.

“Mohon maaf, mas. Ini masih kesulitan memasukkan pipa dan pompanya. Dari tim lapangan, sekitar dua jam lagi baru bisa selesai semua,” ujar Joko melalui pesan WhatsApp, Jumat sore.

Untuk meringankan beban warga yang terdampak, PDAM Kota Kediri telah menyiapkan layanan  dropping  air melalui truk tangki secara gratis. “Kami siapkan tangki airnya gratis. Tadi ada pelanggan yang sudah kami tawarkan dropping,” tambahnya.

BACA JUGA  KSAD Dudung Maafkan Effendi Simbolon

Lebih lanjut, Joko menyatakan bahwa pemberitahuan awal mengenai gangguan distribusi air telah disampaikan sejak H-2 melalui bagian hubungan pelanggan, serta diumumkan di media sosial resmi PDAM dan aplikasi Flow. Namun, karena adanya kendala teknis di lapangan, proses perbaikan memakan waktu lebih lama dari perkiraan.

“Tadi karena tidak sesuai rencana atau ada kendala, yang menyebabkan molornya waktu. Tapi sore ini sudah selesai terpasang, dan sedang tes aliran air,” ucapnya.

PDAM Kota Kediri juga mengimbau warga yang terdampak untuk memanfaatkan layanan dropping air sementara, jika diperlukan, hingga pasokan air kembali normal sepenuhnya.

Pihak PDAM berjanji akan terus berupaya meningkatkan komunikasi dengan pelanggan agar kejadian serupa tidak menimbulkan keresahan di masa mendatang.(CN)