Pemkab Asahan Percepat Pembangunan Geoportal SJIG 2025

Sjig
Pemkab Asahan Percepat Pembangunan Geoportal SJIG 2025 (Foto: Humas Pemkab Asahan)

ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten Asahan (Pemkab Asahan) berupaya untuk terus mendorong percepatan pembangunan Geoportal Simpul Jaringan Informasi Geospasial (SJIG) sebagai pusat integrasi data spasial yang valid, presisi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sekaligus menjadi langkah strategis untuk mendukung seluruh proses perencanaan pembangunan berbasis data yang lebih akurat.

Kegiatan ini melibatkan 17 OPD teknis dan 1 Bagian sebagai penyedia data sektoral, serta menggandeng Fakultas Geografi UGM dan Badan Informasi Geospasial (BIG) RI sebagai mitra teknis nasional. Pemkab Asahan pun menargetkan penyelarasan standar, percepatan penyediaan data, serta penyamaan persepsi lintas perangkat daerah agar seluruh OPD bekerja dalam koridor yang sama menuju penyelesaian Geoportal pada tahun 2025.

BACA JUGA  Pemkab Asahan Terima Audensi BPJS Kesehatan Kisaran

Dalam sambutannya, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Jutawan Sinaga, S.STP., M.A.P., menegaskan bahwa pembangunan Geoportal SJIG bukan sekadar digitalisasi peta, tetapi upaya menjamin bahwa seluruh kebijakan dan program pembangunan daerah didukung oleh data spasial yang presisi dan aman.

“Geoportal SJIG memastikan setiap kebijakan pembangunan memiliki landasan data spasial yang presisi, aman, dan sesuai standar nasional. Data geospasial kini menjadi instrumen wajib dalam perencanaan modern, mulai dari tata ruang hingga peningkatan kualitas layanan publik,” tegasnya.

“Dengan keterlibatan BIG RI, perangkat daerah diharapkan memahami standar nasional, teknik pengambilan koordinat, dan tata kelola metadata sehingga setiap dataset benar-benar siap integrasi,” tambahnya.

Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Supriyanto, M.Pd., yang mewakili Bupati Asahan mengingatkan bahwa penyediaan data bukan hanya tugas administratif, tetapi pekerjaan teknis yang menentukan akurasi dan kualitas Geoportal SJIG. Ia menekankan pentingnya verifikasi lapangan, konsistensi pemutakhiran data, serta kepatuhan terhadap format standar BIG.

BACA JUGA  41.771 KPM Terima Bantuan dari BULOG dan Pemkab Asahan

Dengan target penyelesaian Geoportal Asahan pada 2025, ia meminta seluruh OPD bekerja lebih cepat, memperkuat koordinasi, dan tidak menunda pemenuhan data sektoral agar proses integrasi berjalan optimal.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemkab Asahan bersama BIG RI, Fakultas Geografi UGM, serta 17 OPD teknis dan 1 Bagian untuk menghadirkan Geoportal SJIG Kabupaten Asahan yang modern, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pembangunan. Dengan disiplin, sinergi, dan konsistensi lintas sektor, Pemkab Asahan optimistis dapat mewujudkan infrastruktur data spasial yang berkelanjutan dan menjadi landasan utama dalam pengambilan keputusan pembangunan yang lebih tepat dan terukur.(MA/04)