Pemukulan Gong Tandai Resminya Penutupan TMMD ke-129 di Lumajang

Pemukulan gong
Pemukulan Gong Tandai Resminya Penutupan TMMD ke-129 di Lumajang (Foto: Kodim 0821/Lumajang)

LUMAJANG, SUDUTPANDANG.ID – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Lumajang resmi berakhir. Pemukulan gong menjadi simbol penutupan program yang berlangsung di Lapangan Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Kamis (13/8/2026).

Pemukulan gong dilakukan oleh PA LO TNI AU Dam V/Brw selaku Inspektur Upacara bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang. Prosesi tersebut dilaksanakan setelah seluruh rangkaian upacara penutupan TMMD ke-129 selesai.

Momen pemukulan gong sekaligus menandai berakhirnya rangkaian program TMMD yang telah berlangsung sejak 15 Juli 2026.

Selama kurang lebih satu bulan, personel Satgas TMMD ke-129 bersama pemerintah daerah dan masyarakat Desa Ledok Tempuro menjalankan berbagai program pembangunan.

Kegiatan tersebut mencakup sasaran fisik dan nonfisik yang diarahkan untuk mendukung pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Hangatnya “Jiwitan Si Manis”, Cara Satgas TMMD Rawat Kebersamaan di Kecamatan Maron

Pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran pelaksanaan program hingga tahap penutupan.

Pemukulan gong dalam penutupan TMMD ke-129 menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat.

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan selama program berlangsung.

Semangat gotong royong yang terbangun selama pelaksanaan TMMD juga diharapkan tidak berhenti setelah Satgas menyelesaikan masa penugasannya.

Masyarakat diharapkan dapat terus menjaga hasil pembangunan yang telah dikerjakan sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

BACA JUGA  Satgas TMMD ke-127 Salurkan Al-Qur’an ke Warga Desa Gadungan

Dengan resmi berakhirnya TMMD ke-129, tanggung jawab untuk menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan secara berkelanjutan menjadi bagian penting dari keberlanjutan program.
Pembangunan yang telah dilakukan diharapkan mampu memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat serta mendukung perkembangan Desa Ledok Tempuro.

Selain hasil pembangunan secara fisik, nilai kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD juga diharapkan tetap dipertahankan.

Penutupan TMMD ke-129 menandai berakhirnya masa penugasan Satgas di Desa Ledok Tempuro. Namun, semangat pengabdian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat diharapkan terus berjalan.

Program TMMD menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi dalam membangun wilayah dari tingkat desa. Karena itu, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari selesainya sasaran pembangunan, tetapi juga dari kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat.

BACA JUGA  Tim Wasev Mabesad Apresiasi Kinerja Satgas TMMD 116 Kodim 0507/Bekasi

Dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” penutupan TMMD ke-129 di Lumajang menjadi penanda bahwa pembangunan berbasis sinergi dan gotong royong diharapkan terus dilanjutkan setelah program resmi berakhir.(ACZ/04)