Polri dan Pemprov Jatim Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Panen Jagung

Ketahanan Panagn
Polri dan Pemprov Jatim Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Panen Jagung (Foto: SP)

SIDOARJO, SUDUTPANDANG.ID – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan di Jawa Timur. Salah satu bentuk konkret upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan panen raya jagung di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/1/2026).

Panen raya jagung kuartal I tahun 2026 ini digelar serentak secara nasional dan menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan di Sidoarjo.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. Nanang Avianto, Wakapolda Jawa Timur Brigjen. Pol. Pasma Royce, Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing, Kasrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol. Czi. Shobirin Setio Utomo, jajaran pejabat utama Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo, serta perwakilan stakeholder terkait.

BACA JUGA  Pemerintah Dorong Kemandirian dan Ketahanan Pangan Nasional

Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Jawa Timur Kombes. Pol. Ari Wibowo menjelaskan bahwa total lahan yang saat ini dikelola Polda Jatim mencapai 220.082,87 hektar. Dari luasan tersebut, sekitar 132.920,34 hektar telah dimanfaatkan untuk penanaman jagung.

“Lahan tersebut terdiri atas lahan LBS seluas 154.124,10 hektar, perhutanan sosial 49.215,40 hektar, lahan produktif 16.207,50 hektar, serta lahan pesantren seluas 535,87 hektar. Ini merupakan wujud komitmen Polda Jatim dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” ujar Kombes. Pol. Ari Wibowo.

Ia menambahkan, hingga 8 Januari 2026, panen raya jagung telah dilaksanakan secara serentak di 30 titik dengan total luas panen mencapai 319,73 hektar. Sementara di Kabupaten Sidoarjo, panen dilakukan di lahan seluas 5 hektar yang dikelola oleh kelompok tani setempat.

Panen dilakukan secara bertahap di lahan produktif milik petani yang dikelola oleh Poktan Gedensari yang beranggotakan 38 orang, dengan estimasi hasil panen mencapai 6 ton.

BACA JUGA  Pelaku UMKM Sidoarjo Ungkap Kesulitan Modal, Plt Bupati Tawarkan Bantuan Dagulir

Adapun secara keseluruhan, hasil panen jagung dari wilayah Jawa Timur telah didistribusikan ke Gudang Bulog dengan total mencapai 7.499,65 ton hingga pelaksanaan panen raya tersebut.

Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan panen raya ini tidak terlepas dari sinergi lintas sektor.

“Dukungan penuh terhadap keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah kami, merupakan bentuk sinergi yang nyata dari Polri, TNI, Pemerintah dan masyarakat. Kedepan kami berkomitmen terus secara masif mensukseskan swasembada pangan sesuai Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.

Melalui kerja sama dengan cabang dinas kehutanan dan berbagai stakeholder daerah, Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk mendukung produksi jagung nasional yang berkelanjutan dan berbasis data.

BACA JUGA  Pemkab Sidoarjo Raih Penghargaan STBM Award Terbaik Nasional

Sebagai bagian dari kepedulian sosial, Polda Jawa Timur juga menggelar kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sembako kepada anak-anak yatim.

Selain itu, diserahkan pula bantuan alsintan berupa corn planter, benih jagung sebanyak 150 kilogram, serta pupuk cair 50 liter yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur bersama Kapolda Jawa Timur.(ACZ/04)