JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Preman di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang terekam memecahkan mangkuk milik pedagang bakso akhirnya ditangkap polisi setelah aksinya viral di media sosial.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo membenarkan penangkapan preman pemalak tukang bakso tersebut.
Ia mengatakan, pelaku merupakan bagian dari kelompok yang melakukan pemalakan terhadap pedagang dengan dalih “uang keamanan”.
Menurut Dhimas, peristiwa bermula saat korban tengah berjualan di kawasan Tanah Abang. Tiga pelaku mendatangi korban dan meminta uang sebesar Rp 300.000.
Mereka juga mengancam akan menusuk korban apabila permintaan tidak dipenuhi.
“Pelapor sedang berdagang, kemudian didatangi tiga pelaku yang meminta uang jatah keamanan sambil mengancam,” ujar Dhimas.
Aksi tersebut menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan pelaku memecahkan mangkuk milik pedagang beredar luas.
Dalam rekaman, pelaku tampak mengambil mangkuk dari gerobak dan menghantamkannya hingga pecah di lokasi.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tiga pelaku berinisial TDT (26), DA (36), dan OP (36), yang diketahui merupakan warga Kampung Bali, Jakarta Pusat.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan untuk mengancam korban.
Ketiga pelaku kemudian dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Hasil pemeriksaan urine menunjukkan ketiganya positif methamphetamine,” kata Dhimas.
Polisi juga mengungkap bahwa para pelaku diduga tidak hanya melakukan pemalakan terhadap pedagang bakso, tetapi juga terhadap pemilik warung kopi di kawasan Jalan Fachrudin.
Laporan awal diterima dari masyarakat terkait dugaan pemerasan dengan ancaman di sebuah warung kopi di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) pada Kamis (9/4/2026).
Dari hasil penyelidikan, polisi mengaitkan laporan tersebut dengan video viral yang beredar.
Polisi menegaskan akan terus menindak tegas segala bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil di wilayah Tanah Abang.(din/01)










